Slow Living, Menikmati Hidup Ditengah Ritme yang Serba Cepat
- 20 Agt 2026 08:20 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Kehidupan yang serba cepat membuat banyak orang terbiasa menjalani hari dengan berbagai aktivitas sekaligus. Pekerjaan, pendidikan, tuntutan sosial hingga notifikasi dari perangkat digital dapat membuat waktu untuk beristirahat dan menikmati kehidupan sehari-hari semakin terbatas. Di tengah kondisi tersebut, konsep slow living mulai dipandang sebagai cara untuk menjalani hidup dengan lebih sadar dan tidak selalu terburu-buru.
Melansir dari klikdokter.com, Slow living bukan berarti menghindari aktivitas atau menjadi tidak produktif. Konsep ini lebih menekankan kemampuan seseorang menentukan prioritas, menikmati proses dan memberikan waktu bagi diri sendiri tanpa terus merasa harus mengikuti kecepatan orang lain.
Penerapannya dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Misalnya, menikmati makanan tanpa terus melihat telepon pintar, meluangkan waktu untuk berjalan kaki, membaca, berbincang dengan keluarga atau sekadar menikmati suasana pagi tanpa terburu-buru membuka berbagai aplikasi.
Mengurangi ketergantungan pada notifikasi dan memberikan jeda dari media sosial juga dapat membantu menciptakan ruang untuk lebih fokus pada aktivitas yang sedang dilakukan. Dengan begitu, waktu yang dimiliki tidak sepenuhnya habis untuk mengikuti berbagai informasi dan tren yang terus berganti.
Pada akhirnya, slow living bukan tentang seberapa sedikit aktivitas yang dilakukan, tetapi bagaimana seseorang menjalani setiap aktivitas dengan lebih sadar. Di tengah ritme kehidupan yang semakin cepat, memberikan ruang untuk berhenti sejenak dapat menjadi cara sederhana untuk kembali menikmati hal-hal kecil dalam kehidupan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....