Makan Sehat Tak Harus Mahal, Pilihan Pangan Lokal Bisa Penuhi Gizi Seimbang

  • 23 Jul 2026 22:57 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Menjaga pola makan sehat sering dianggap membutuhkan biaya besar karena identik dengan makanan organik, suplemen, atau menu khusus. Padahal, pemenuhan kebutuhan gizi harian dapat dilakukan dengan cara sederhana melalui pemilihan bahan pangan yang beragam dan sesuai kebutuhan tubuh.

Kementerian Kesehatan RI menyebutkan, prinsip gizi seimbang tidak bergantung pada mahalnya bahan makanan, tetapi pada keseimbangan jenis dan jumlah asupan yang dikonsumsi setiap hari. Melalui pedoman Isi Piringku, masyarakat dianjurkan memenuhi setengah porsi makan dengan sayur dan buah, sementara setengah lainnya terdiri dari makanan pokok dan lauk pauk sebagai sumber energi serta protein (Kementerian Kesehatan RI, 2024).

Bahan pangan lokal dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan makanan bergizi dengan biaya yang lebih terjangkau. Sumber protein seperti ikan, telur, tempe, dan tahu dapat menggantikan pilihan protein yang lebih mahal. Sementara itu, kebutuhan vitamin dan mineral dapat dipenuhi melalui konsumsi sayuran serta buah yang mudah ditemukan sesuai musim dan ketersediaan daerah.

Di Sulawesi Tenggara, misalnya, ikan menjadi salah satu sumber pangan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Selain mudah diperoleh, ikan mengandung protein yang dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan dan menjaga fungsi tubuh. Pemanfaatan pangan lokal juga sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pola konsumsi Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat (Badan Pangan Nasional, 2025).

Selain memilih bahan makanan, pengaturan kebiasaan belanja juga berperan dalam menjaga pola makan sehat. Membuat perencanaan menu, mengurangi konsumsi makanan ultra-proses, serta membatasi makanan dan minuman tinggi gula, garam, dan lemak dapat membantu menjaga kesehatan sekaligus mengendalikan pengeluaran rumah tangga.

Pola makan sehat pada akhirnya bukan tentang seberapa mahal makanan yang dikonsumsi, tetapi bagaimana tubuh mendapatkan zat gizi yang cukup dan seimbang. Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal dan menerapkan kebiasaan makan yang baik, masyarakat tetap dapat menjaga kesehatan tanpa harus membebani kondisi ekonomi keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....