Minum hingga 5 Cangkir Kopi Sehari Aman untuk Jantung? Ini Penjelasan Ilmiahnya

  • 21 Jul 2026 10:19 WIB
  •  Kendari
Poin Utama
  • Konsumsi kafein hingga 400 miligram per hari atau setara lima cangkir kopi hitam berukuran 8 ons umumnya aman bagi sebagian besar orang dewasa menurut American Heart Association.
  • Kopi selain membantu meningkatkan fokus juga kerap dikaitkan dengan berbagai anggapan mengenai kesehatan jantung, namun perlu pemahaman lebih lanjut tentang kebenaran klaim tersebut.
  • Rekomendasi kesehatan mengenai konsumsi kopi telah dipublikasikan dalam pernyataan ilmiah terbaru di jurnal Circulation berdasarkan riset American Heart Association.

RRI.CO.ID, Kendar – Kopi menjadi minuman favorit banyak orang untuk mengawali hari. Selain membantu meningkatkan fokus, kopi juga kerap dikaitkan dengan berbagai anggapan mengenai kesehatan jantung. Namun, benarkah minum kopi setiap hari berbahaya?

Berdasarkan rekomendasi kesehatan yang dirangkum RRI dari American Heart Association (AHA), konsumsi kafein hingga 400 miligram per hari atau setara lima cangkir kopi hitam berukuran 8 ons umumnya masih aman bagi sebagian besar orang dewasa. Temuan tersebut dipublikasikan dalam pernyataan ilmiah terbaru di jurnal Circulation.

Ketua tim penyusun pernyataan ilmiah tersebut, Dr. Gregory M. Marcus, profesor kedokteran dari University of California, San Francisco, mengatakan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang tidak meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular pada sebagian besar orang dewasa. Bahkan, sejumlah penelitian menunjukkan kebiasaan tersebut berkaitan dengan risiko yang lebih rendah terhadap penyakit jantung, gagal jantung, dan stroke pada beberapa individu.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa manfaat tersebut paling banyak ditemukan pada kopi hitam tanpa tambahan gula, sirup, atau krimer berlebihan. Sebaliknya, minuman berkafein dengan kadar gula tinggi maupun minuman energi yang mengandung kafein dalam jumlah besar justru dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan gangguan irama jantung.

Selain itu, respons tubuh terhadap kafein dapat berbeda pada setiap orang. Faktor seperti usia, kondisi kesehatan, genetik, hingga obat-obatan tertentu dapat memengaruhi toleransi seseorang terhadap kafein. Karena itu, masyarakat tetap disarankan menyesuaikan konsumsi kopi dengan kondisi masing-masing dan tetap menerapkan pola hidup sehat.

Sumber: American Heart Association, Caffeine and Cardiovascular Disease (2026), dipublikasikan di jurnal Circulation.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....