Asyik Ngobrol saat Makan? Waspada Bahaya Tersedak
- 20 Jul 2026 15:36 WIB
- Kendari
Poin Utama
- Makan sambil berbicara adalah kebiasaan sederhana yang sering dilakukan saat berkumpul dengan teman, sahabat, atau keluarga untuk melepas penat.
- Kebiasaan makan sambil berbicara memiliki risiko kesehatan yang serius dan tidak boleh dianggap remeh meskipun terkesan sepele.
- Suasana hangat saat makan bersama kerap membuat orang-orang bicara bersamaan di meja makan tanpa menyadari dampak negatifnya.
RRI.CO.ID, Kendari – Momen makan bersama teman kantor, sahabat, atau keluarga kerap jadi waktu paling seru buat melepas penat. Suasana yang hangat sering kali bikin obrolan mengalir makin seru, bahkan sampai membuat semua orang bicara bersamaan di meja makan.
Namun di balik keseruan itu, ada satu kebiasaan sederhana yang sebaiknya mulai kita kurangi: makan sambil berbicara. Meski terkesan sepele, kebiasaan ini punya risiko kesehatan yang tak bisa dianggap remeh.
Secara medis, tenggorokan kita punya katup otomatis bernama epiglotis. Katup ini bertugas menutup saluran pernapasan saat kita menelan makanan agar makanan masuk ke lambung.
Nah, saat kita berbicara sambil mengunyah, epiglotis akan tetap terbuka karena udara harus keluar untuk bersuara. Akibatnya, makanan bisa "salah jalan" masuk ke saluran napas. Kondisi inilah yang memicu tersedak hebat, bahkan pada kasus parah bisa menyebabkan bahaya kekurangan oksigen.
Apa Kata Studi Kesehatan?
Selain risiko tersedak, sejumlah penelitian juga mengungkapkan dampak lain dari kebiasaan makan sambil asyik mengobrol:
| Baca juga: Gejala Sakit Ginjal dan Pencegahannya |
- Memicu Perut Kembung (Aerophagia)
- Makan Berlebihan (Mindless Eating)
Studi gastroenterologi menunjukkan bahwa bicara saat mulut terisi makanan membuat kita tanpa sadar menyedot udara ekstra. Udara yang tertelan ini menumpuk di lambung dan menyebabkan perut terasa begah, kembung, hingga sering bersendawa.
Riset tentang perilaku makan menjelaskan bahwa fokus yang terbagi antara mengobrol dan mengunyah membuat otak terlambat menerima sinyal kenyang. Akibatnya, kita cenderung makan terlalu cepat dan porsinya jadi kebablasan tanpa disadari.
Solusi Simpel di Meja Makan
Tentu bukan berarti saat makan kita harus diam total seperti di dalam ruang ujian, ya. Makan bersama tetap jadi momen penting buat mempererat keakraban.
Kuncinya sederhana: habiskan suapan dulu, baru lanjut cerita.
Cukup luangkan waktu beberapa detik untuk mengunyah dan menelan makanan dengan tuntas sebelum merespons obrolan teman. Selain lebih sopan dan aman, cara ini bikin pencernaan bekerja lebih optimal. Obrolan seru bisa menunggu sebentar, tapi keselamatan saat makan tetap yang utama!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....