Bekali Mahasiswa Hadapi Prakerin, D3 Sanitasi UMW Gelar Pelatihan K3 Dasar

  • 07 Jul 2026 06:38 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Program Studi D3 Sanitasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya (UMW) bekerja sama dengan Balai K3 Makassar menyelenggarakan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Dasar bertema "Membangun Tim Kerja yang Produktif dan Unggul." Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, 1–3 Juli 2026, di Aula Lantai 3 Universitas Mandala Waluya.

Pelatihan diikuti oleh mahasiswa Program Studi D3 Sanitasi sebagai bagian dari pembekalan sebelum menjalani Praktik Kerja Industri (Prakerin). Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai konsep dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), identifikasi potensi bahaya di lingkungan kerja, penerapan budaya K3, manajemen risiko, hingga pentingnya membangun kerja sama tim dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, produktif, dan berdaya saing.

Materi disampaikan oleh narasumber yang berkompeten di bidang K3, yakni Rizki Ardiansyah, SKM., M.K.K.K. dan Rahmi Mulyani Agus, SKM., M.Kes. Proses pembelajaran berlangsung secara interaktif melalui penyampaian teori, diskusi, serta studi kasus sehingga peserta mampu memahami sekaligus mengaplikasikan prinsip-prinsip K3 dalam dunia kerja.

Ketua Program Studi D3 Sanitasi Universitas Mandala Waluya, La Ode Tasrun, SKM., M.Kes., mengatakan bahwa pelatihan K3 merupakan bagian dari komitmen program studi dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun ke dunia industri melalui kegiatan Prakerin.

Menurutnya, pemahaman mengenai keselamatan dan kesehatan kerja menjadi kompetensi yang harus dimiliki setiap mahasiswa agar mampu bekerja secara profesional dan meminimalkan risiko kecelakaan kerja ketika berada di lingkungan industri.

"Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi teknis di bidang sanitasi, tetapi juga memiliki budaya kerja yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja. Sertifikat K3 yang mereka peroleh diharapkan menjadi salah satu pertimbangan positif bagi perusahaan atau industri dalam proses rekrutmen, sehingga lulusan D3 Sanitasi Universitas Mandala Waluya semakin siap bersaing di dunia kerja," ujar La Ode Tasrun.

Ketua Prodi D3 Sanitasi Universitas Mandala Waluya Kendari, Laode Tasrun saaat memberikan sambutan

Tasrun juga menjelaskan bahwa sertifikat K3 yang diterima peserta setelah mengikuti pelatihan tidak hanya menjadi bukti kompetensi, tetapi juga akan menjadi bagian dari Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang diberikan kepada mahasiswa saat wisuda. Dengan demikian, lulusan memiliki nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing ketika memasuki dunia kerja.

Melalui pelatihan bertema "Membangun Tim Kerja yang Produktif dan Unggul" ini, Program Studi D3 Sanitasi UMW berharap mampu membentuk lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi teknis di bidang sanitasi, tetapi juga memiliki karakter profesional, disiplin, mampu bekerja secara kolaboratif, serta konsisten menerapkan prinsip-prinsip keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai sektor.

Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Universitas Mandala Waluya dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, bertanggung jawab, serta berkontribusi dalam membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan industri maupun masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....