Hari Tiroid Sedunia Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat
- 25 Mei 2026 13:36 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Hari Tiroid Sedunia diperingati setiap 25 Mei untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan kelenjar tiroid. Peringatan ini pertama kali dideklarasikan pada 2007 oleh Federasi Tiroid Internasional dan dipilih bertepatan dengan berdirinya Asosiasi Tiroid Eropa pada 25 Mei 1965.
Peringatan ini mendapat dukungan berbagai organisasi kesehatan dunia, termasuk Asosiasi Tiroid Amerika dan sejumlah lembaga kesehatan di kawasan Asia-Oseania. Berbagai kegiatan edukasi seperti seminar dan sosialisasi dilakukan untuk mengenalkan fungsi tiroid serta pentingnya deteksi dini gangguan tiroid.
Kelenjar tiroid yang berada di dasar leher memiliki peran penting dalam mengatur metabolisme tubuh melalui hormon tiroksin (T4) dan triiodotironin (T3). Hormon tersebut memengaruhi pembakaran energi, suhu tubuh, hingga detak jantung manusia.
Gangguan tiroid dapat terjadi akibat produksi hormon yang terlalu sedikit maupun berlebihan. Hipotiroidisme biasanya disebabkan kekurangan yodium, peradangan, atau gangguan autoimun, dengan gejala seperti rambut rontok, kulit kering, sembelit, dan mudah lelah. Sementara hipertiroidisme terjadi akibat produksi hormon berlebih dan juga memerlukan penanganan medis.
Melalui momentum Hari Tiroid Sedunia, masyarakat diimbau untuk lebih peduli terhadap kesehatan tiroid dengan mengenali gejala sejak dini dan rutin berkonsultasi ke tenaga medis. Penanganan yang cepat dinilai mampu mencegah komplikasi kesehatan yang lebih serius.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....