Suhu Freezer dan Kesalahan Penyimpanan yang Bisa Berbahaya

  • 23 Apr 2026 23:08 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari — Menyimpan makanan di freezer memang cara praktis memperpanjang masa simpan. Namun, kesalahan dalam penyimpanan bisa berdampak serius pada kesehatan keluarga, mulai dari keracunan hingga risiko penyakit kronis.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui laman resmi ayosehat.kemkes menegaskan bahwa makanan yang disimpan di freezer harus dijaga pada suhu di bawah 5 derajat Celcius agar tetap aman. Suhu yang tidak stabil dapat memicu pertumbuhan bakteri berbahaya sekaligus menurunkan kualitas gizi secara signifikan.

Risiko utama dari penyimpanan yang salah adalah kontaminasi silang antar makanan. Ketika daging mentah disimpan di rak atas freezer, cairannya dapat menetes ke makanan lain dan membawa bakteri seperti salmonella atau campylobacter.

Selain kontaminasi, perubahan suhu yang tidak konsisten menyebabkan terbentuknya kristal es besar pada permukaan makanan. Kristal es ini merusak struktur sel dan membuat makanan kehilangan banyak air saat dicairkan.

Kemenkes juga memperingatkan bahwa makanan yang sudah dicairkan sebaiknya tidak dibekukan kembali. Proses pencairan dan pembekuan ulang mempercepat kerusakan tekstur sekaligus meningkatkan risiko perkembangbiakan bakteri.

Untuk menghindari risiko tersebut, selalu gunakan wadah tertutup rapat dan pisahkan makanan mentah dari makanan matang di dalam freezer. Makanan yang sudah dimasak sebaiknya segera dimasukkan ke dalam freezer maksimal dua jam setelah matang.

Cara terbaik menyimpan makanan di freezer adalah membaginya dalam porsi kecil sesuai kebutuhan. Dengan begitu, Anda hanya perlu mencairkan secukupnya tanpa harus membekukan ulang sisa makanan yang sudah dicairkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....