Minum Air Es, Benarkah Bahaya untuk Pencernaan?

  • 22 Apr 2026 16:41 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari — Minum air es memang jadi pilihan banyak orang untuk melepas dahaga, apalagi saat cuaca panas. Sensasinya yang dingin dan menyegarkan sering kali bikin ketagihan. Tapi, di balik itu, muncul pertanyaan: apakah kebiasaan ini berdampak pada pencernaan?

Ahli gastroenterologi, Jaydeep Patel, menjelaskan bahwa konsumsi air dengan suhu sangat dingin memang bisa memengaruhi kerja sistem pencernaan, terutama jika diminum dalam jumlah banyak atau di waktu yang kurang tepat.

Menurutnya, ketika air dingin masuk ke lambung, tubuh akan berusaha menyesuaikan suhu. Proses ini membuat aliran darah lebih difokuskan untuk menjaga kestabilan suhu tubuh.

Dalam penjelasannya yang dikutip dari OnlyMyHealth, kondisi tersebut bisa menyebabkan pembuluh darah di area lambung menyempit. Akibatnya, suplai darah yang dibutuhkan untuk proses pencernaan menjadi berkurang.

Hal ini kemudian berdampak pada melambatnya kerja sistem pencernaan, termasuk gerakan peristaltik—yaitu kontraksi otot yang mendorong makanan di sepanjang saluran pencernaan. Jika proses ini melambat, makanan akan lebih lama dicerna.

Efek yang bisa dirasakan antara lain perut terasa kembung, begah, atau tidak nyaman setelah makan. Selain itu, proses pemecahan lemak dan karbohidrat juga bisa ikut melambat, sehingga penyerapan nutrisi menjadi kurang optimal.

Meski begitu, bukan berarti air es harus dihindari sepenuhnya. Konsumsinya tetap aman selama tidak berlebihan dan dilakukan dengan cara yang tepat.

Beberapa hal yang bisa diperhatikan:

  • Hindari minum air es dalam jumlah banyak saat atau setelah makan
  • Pilih air dengan suhu ruang atau sedikit dingin
  • Minum secara perlahan, tidak langsung dalam jumlah besar
  • Perhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsinya

Intinya, menjaga keseimbangan adalah kunci. Tubuh setiap orang bisa bereaksi berbeda, jadi penting untuk mengenali batas nyaman masing-masing agar tetap bisa menikmati minuman favorit tanpa mengganggu kesehatan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....