Tren Olahraga Padel Tenis Kian Digandrungi Anak Muda

  • 10 Apr 2026 15:40 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Fenomena gaya hidup sehat di kalangan anak muda kini mengalami pergeseran ke arah olahraga yang lebih mengutamakan interaksi sosial. Selain lari dan bersepeda, olahraga Padel Tenis kini menjadi tren baru yang mendominasi linimasa media sosial, karena dianggap sebagai aktivitas fisik yang seru, mudah dipelajari, namun tetap efektif dalam membakar kalori secara maksimal bagi para pelakunya.

Dilansir dari ulasan gaya hidup sehat di portal IDN Times, Padel Tenis sangat digemari karena memiliki ritme permainan yang lebih cepat dibandingkan tenis konvensional namun tidak seberat bulu tangkis. Popularitasnya meningkat drastis di kalangan Gen Z karena lapangan Padel yang lebih kecil memungkinkan pemain untuk tetap bisa mengobrol santai, sehingga olahraga ini sering dianggap sebagai ajang silaturahmi yang menyehatkan.

Dikutip dari artikel kesehatan Kompas.com, tren olahraga sosial ini memberikan dampak positif bagi kesehatan mental anak muda. Para ahli menyebutkan bahwa olahraga berkelompok seperti Padel atau Pickleball mampu menurunkan tingkat stres secara signifikan. Hal ini disebabkan oleh adanya unsur permainan (fun) dan kompetisi ringan yang memicu hormon endorfin, sekaligus memenuhi kebutuhan dasar manusia untuk bersosialisasi secara tatap muka.

Berdasarkan data tren gaya hidup dari portal Vogue Indonesia, estetika dalam berpakaian saat berolahraga atau sporty look juga menjadi pendorong kuat tren ini. Banyak anak muda tertarik mencoba olahraga ini karena didukung oleh perlengkapan yang modis, mulai dari desain raket yang unik hingga pakaian olahraga yang stylish, sehingga sangat mendukung konten kreatif di berbagai platform media sosial saat ini.

Menurut praktisi komunitas olahraga dalam program KBRN (10/04), kunci konsistensi anak muda dalam berolahraga saat ini adalah faktor komunitas. Dengan bergabung dalam klub atau komunitas olahraga lokal, anak muda merasa memiliki lingkungan yang mendukung (support system) untuk tetap bugar. Fenomena ini diharapkan terus berkembang sehingga olahraga bukan lagi dianggap sebagai beban, melainkan bagian dari identitas dan gaya hidup masa kini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....