Sisi Gelap Media Sosial yang Wajib di Ketahui

  • 03 Apr 2026 20:30 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern. Berbagai platform menawarkan kemudahan dalam berkomunikasi, berbagi informasi, hingga membangun jejaring sosial. Namun di balik manfaat tersebut, terdapat sisi gelap yang kerap luput dari perhatian, mulai dari penyebaran informasi palsu hingga tekanan sosial yang berdampak pada kesehatan mental.

Fenomena maraknya hoaks menjadi salah satu persoalan serius di era digital saat ini. Informasi yang belum terverifikasi dapat dengan mudah menyebar luas dan memengaruhi opini publik. Kondisi ini diperparah dengan rendahnya literasi digital di kalangan masyarakat, sehingga banyak pengguna media sosial yang belum mampu memilah informasi secara kritis.

Menurut Dr. Rina Setiadi, M.Psi., seorang psikolog dari Universitas Indonesia, penggunaan media sosial yang berlebihan juga dapat memicu gangguan kesehatan mental. “Paparan konten yang tidak realistis sering membuat individu merasa tidak percaya diri dan membandingkan hidupnya dengan orang lain, yang pada akhirnya bisa memicu kecemasan hingga depresi,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya kesadaran diri dalam menggunakan media sosial secara bijak.

Selain itu, ancaman keamanan data pribadi juga menjadi sisi gelap yang tidak boleh diabaikan. Banyak pengguna yang tanpa sadar membagikan informasi pribadi secara terbuka, sehingga rentan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal ini diperkuat oleh pernyataan dari Budi Raharjo, pakar keamanan siber dari Institut Teknologi Bandung, yang mengatakan kurangnya pemahaman tentang privasi digital membuat pengguna seringkali menjadi target empuk kejahatan siber, seperti pencurian data dan penipuan online.

Mengutip laporan dari We Are Social dan Hootsuite (Digital 2024 Global Overview Report), tingkat penggunaan media sosial di Indonesia yang tinggi tidak selalu diiringi dengan kesadaran akan risiko yang ada. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menggunakan media sosial, mulai dari memverifikasi informasi, menjaga privasi, hingga membatasi waktu penggunaan agar tidak berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....