Media Sosial dan Pengaruhnya Terhadap Perilaku Anak
- 03 Apr 2026 20:12 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Perkembangan media sosial yang semakin pesat membawa dampak besar dalam kehidupan sehari-hari, termasuk pada anak-anak. Akses yang mudah terhadap berbagai platform digital membuat anak-anak kini tumbuh dalam lingkungan yang sangat terhubung dengan dunia maya. Media sosial tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga tempat anak belajar, berinteraksi, dan membentuk identitas diri sejak usia dini.
Namun, di balik manfaat tersebut, penggunaan media sosial juga menimbulkan sejumlah kekhawatiran, terutama terkait perubahan perilaku anak. Paparan konten yang tidak sesuai usia, kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain, hingga potensi kecanduan menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh orang tua dan lingkungan sekitar. Hal ini dapat berdampak pada kondisi emosional, sosial, bahkan perkembangan mental anak.
Menurut Dr. Rina Kartika, M.Psi., Psikolog Anak dari Universitas Indonesia, penggunaan media sosial yang tidak terkontrol dapat memengaruhi cara anak berperilaku dan berinteraksi. “Anak-anak cenderung meniru apa yang mereka lihat di media sosial. Jika tidak ada pendampingan, mereka bisa mengadopsi perilaku yang kurang sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam mengawasi dan membimbing anak saat menggunakan media digital.
Senada dengan itu, Andi Pratama, S.Sos., praktisi komunikasi digital dari Kominfo RI, menekankan pentingnya literasi digital sejak dini. “Anak perlu diajarkan untuk memahami mana konten yang baik dan mana yang berpotensi merugikan. Literasi digital bukan hanya soal teknologi, tapi juga tentang etika dan tanggung jawab dalam bermedia sosial,” jelasnya. Dengan pemahaman yang baik, anak diharapkan mampu menggunakan media sosial secara bijak.
Mengutip dari laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), penggunaan internet pada anak di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, termasuk akses ke media sosial. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara orang tua, sekolah, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan digital yang aman dan sehat bagi anak. Pendampingan, edukasi, serta pembatasan waktu penggunaan menjadi langkah penting untuk meminimalisir dampak negatif media sosial terhadap perilaku anak. (Di lansir dari Kemenkes dan berbagai sumber)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....