Benarkah Media Sosial Mempengaruhi Kesehatan Mental?

  • 03 Apr 2026 19:29 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Penggunaan media sosial kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Di tengah kemudahan berkomunikasi dan mengakses informasi, muncul kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap kesehatan mental. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan dapat memicu stres, kecemasan, hingga perasaan tidak percaya diri, terutama akibat perbandingan sosial dan paparan konten negatif. (Sumber: gudangjurnal.com)

“Media sosial pada dasarnya adalah alat. Dampaknya terhadap kesehatan mental sangat dipengaruhi oleh bagaimana seseorang menggunakannya. Jika digunakan secara berlebihan tanpa kontrol, risiko gangguan psikologis tentu meningkat,” ujar Dr. Rina Wahyuni, M.Psi, Psikolog Klinis dari Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat.

Namun demikian, tidak semua penelitian menunjukkan dampak negatif. Beberapa studi justru menemukan bahwa media sosial juga dapat memberikan manfaat, seperti memperluas jaringan pertemanan, menjadi sarana edukasi, serta membantu individu mengekspresikan diri dan mencari dukungan sosial. (Sumber: medicare.renaciptamandiri.org)

“Media sosial juga bisa memberikan dampak positif, seperti menjadi ruang berbagi pengalaman dan edukasi kesehatan mental. Bahkan, platform digital dapat membantu mengurangi stigma terhadap isu kesehatan mental,” jelas Dr. Andi Pratama, peneliti kesehatan masyarakat dari Universitas Indonesia.

Dengan demikian, media sosial tidak sepenuhnya berdampak buruk terhadap kesehatan mental. Pengaruhnya sangat bergantung pada cara penggunaan, durasi, serta kemampuan individu dalam menyaring informasi. Penggunaan yang bijak dan seimbang menjadi kunci untuk menjaga kesehatan mental di era digital.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....