Tren Minum Cuka Apel Meningkat di Kalangan Muda
- 22 Feb 2026 20:56 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Tren minum cuka apel semakin meningkat di kalangan anak muda, seiring maraknya konten gaya hidup sehat di media sosial. Minuman ini kerap dikonsumsi dengan cara dicampur air dan diminum sebelum makan atau di pagi hari. Banyak generasi muda tertarik mencoba karena cuka apel dianggap praktis, alami, dan selaras dengan tren hidup sehat yang sedang berkembang.
Dari sisi kesehatan, ketertarikan ini didorong oleh klaim manfaat seperti membantu mengontrol berat badan dan menjaga metabolisme tubuh. Kajian ilmiah yang dimuat dalam Journal of Functional Foods menyebutkan bahwa asam asetat dalam cuka apel dapat meningkatkan rasa kenyang dan memengaruhi respons metabolik. Namun, efek tersebut bersifat moderat dan sangat bergantung pada pola konsumsi serta gaya hidup secara keseluruhan.
Meski populer, kebiasaan minum cuka apel tidak lepas dari risiko jika dilakukan tanpa pemahaman yang tepat. Konsumsi berlebihan atau tanpa pengenceran dapat menyebabkan iritasi lambung, tenggorokan, hingga gangguan pada enamel gigi. Kondisi ini menjadi perhatian, terutama bagi kalangan muda yang cenderung mengikuti tren tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang.
Pakar kesehatan menilai tren ini perlu diimbangi dengan edukasi yang benar. Cuka apel dapat dikonsumsi sebagai pelengkap gaya hidup sehat, bukan sebagai solusi instan. Pola makan seimbang, aktivitas fisik, dan kebiasaan hidup sehat lainnya tetap menjadi faktor utama. Dengan pemahaman yang tepat, tren minum cuka apel dapat dijalani secara aman dan bertanggung jawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....