Konsumsi Bawang Merah Mentah Aman atau Berisiko Kesehatan
- 17 Feb 2026 20:30 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Konsumsi bawang merah mentah kerap dilakukan sebagian masyarakat karena diyakini memberikan manfaat kesehatan yang lebih maksimal. Bawang merah mentah dianggap mempertahankan kandungan nutrisi alaminya, seperti vitamin, mineral, dan senyawa aktif yang sensitif terhadap panas. Namun, kebiasaan ini juga memunculkan pertanyaan mengenai keamanannya bagi sistem pencernaan dan kesehatan tubuh secara umum.
Dalam kajian ilmiah yang dimuat dalam Journal of Nutrition, bawang merah mentah diketahui mengandung quercetin dan senyawa sulfur dalam kadar lebih tinggi dibandingkan bawang merah yang dimasak. Senyawa tersebut memiliki sifat antioksidan dan berperan dalam mendukung sistem imun serta kesehatan jantung. Meski demikian, penelitian tersebut juga mencatat bahwa senyawa sulfur dapat memicu iritasi lambung pada sebagian orang.
Secara medis, konsumsi bawang merah mentah berisiko menimbulkan gangguan pencernaan seperti perut kembung, nyeri lambung, atau rasa panas di ulu hati, terutama bagi penderita maag dan gangguan asam lambung. Selain itu, tekstur bawang merah mentah yang keras serta rasanya yang tajam dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada saluran cerna jika dikonsumsi berlebihan.
Para ahli gizi menyarankan agar konsumsi bawang merah mentah dilakukan secara bijak dan dalam jumlah terbatas. Mengombinasikan bawang merah mentah dengan makanan lain atau mengolahnya secara ringan dapat menjadi alternatif yang lebih aman. Dengan cara ini, manfaat gizinya tetap diperoleh tanpa meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....