Mitos Bawang Merah Sembuhkan Flu Benarkah Secara Ilmiah
- 17 Feb 2026 20:34 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Mitos penggunaan bawang merah untuk menyembuhkan flu telah lama dipercaya masyarakat, terutama sebagai pengobatan tradisional rumahan. Bawang merah kerap digunakan dengan cara dihiris, dioleskan ke tubuh, atau dikonsumsi mentah karena diyakini mampu mengusir virus dan mempercepat pemulihan. Kepercayaan ini diwariskan secara turun-temurun, meski kerap dipertanyakan dari sisi ilmiah.
Secara medis, flu merupakan infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan dan umumnya sembuh dengan sendirinya seiring waktu. Penelitian yang dimuat dalam Journal of Nutrition menyebutkan bahwa bawang merah mengandung senyawa aktif seperti quercetin dan senyawa sulfur yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Senyawa ini dapat membantu meningkatkan respons imun tubuh, namun tidak secara langsung membunuh virus penyebab flu.
Beberapa kajian ilmiah menjelaskan bahwa konsumsi bawang merah berpotensi membantu meredakan gejala flu secara tidak langsung, seperti mengurangi peradangan ringan dan mendukung daya tahan tubuh. Namun, efek tersebut lebih bersifat pendukung, bukan sebagai pengobatan utama. Hingga kini, belum ada bukti klinis kuat yang menyatakan bawang merah mampu menyembuhkan flu secara cepat atau menggantikan terapi medis yang direkomendasikan.
Para ahli kesehatan menegaskan bahwa penggunaan bawang merah sebagai pengobatan tradisional sebaiknya disikapi secara bijak. Bawang merah dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat untuk mendukung sistem imun, tetapi penderita flu tetap dianjurkan beristirahat cukup, menjaga asupan cairan, dan berkonsultasi dengan tenaga medis bila gejala memburuk. Dengan demikian, mitos bawang merah sebagai penyembuh flu perlu dipahami dalam konteks ilmiah yang tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....