Layakkah Ikan Sapu-Sapu jadi Bahan Makanan? Ini Penjelasannya
- 28 Jan 2026 13:33 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Ikan sapu-sapu kembali jadi perbincangan publik setelah viral digunakan sebagai bahan siomay oleh pedagang kaki lima di Jakarta. Ikan ini dikenal sebagai spesies invasif yang hidup di dasar sungai dan memakan lumut serta kotoran. Meski harganya jauh lebih murah dibandingkan ikan tenggiri, banyak pihak mempertanyakan kelayakannya sebagai bahan konsumsi.
Menurut Kementerian Kesehatan, ikan sapu-sapu yang ditangkap dari sungai tercemar berisiko mengandung logam berat seperti merkuri dan timbal. Kandungan ini dapat terakumulasi dalam tubuh manusia jika dikonsumsi secara rutin, meski belum ada data spesifik mengenai dampaknya terhadap penyakit tidak menular.
Di sisi lain, beberapa pedagang mengaku menggunakan ikan sapu-sapu karena keterbatasan biaya dan mudahnya akses di sungai sekitar. Namun, pakar gizi menekankan pentingnya memilih bahan makanan yang aman dan layak konsumsi, terutama untuk produk olahan seperti siomay yang dijual bebas di jalanan.
Konsumen disarankan untuk lebih selektif dalam membeli makanan, menanyakan bahan baku yang digunakan, dan menghindari produk yang tidak memiliki label atau informasi jelas. Transparansi dari pelaku usaha menjadi kunci agar masyarakat tetap terlindungi dari risiko kesehatan jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....