Ikan Sapu-Sapu, Alternatif Murah yang Perlu Diwaspadai

  • 28 Jan 2026 13:02 WIB
  •  Kendari

​RRI.CO.ID, Kendari – Viral penggunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan siomay di Jakarta memunculkan perdebatan publik. Ikan ini dikenal mudah ditangkap di sungai dan harganya jauh lebih murah dibandingkan ikan tenggiri, sehingga kerap dijadikan alternatif oleh pedagang. Namun, di balik harga murahnya, ikan sapu-sapu menyimpan risiko kesehatan yang perlu diwaspadai.

Kementerian Kesehatan mengingatkan bahwa ikan sapu-sapu yang hidup di sungai tercemar berpotensi mengandung logam berat seperti merkuri dan timbal. Hal ini terjadi karena ikan sapu-sapu merupakan jenis ikan dasar yang memakan lumut dan kotoran, sehingga mudah terpapar polutan. Konsumsi jangka panjang dikhawatirkan dapat menimbulkan gangguan kesehatan meski belum ada data spesifik terkait penyakit tidak menular akibat ikan ini.

Fenomena ini menimbulkan keresahan di masyarakat. Sebagian konsumen merasa khawatir dengan bahan baku siomay yang tidak transparan, sementara pedagang mengaku terpaksa menggunakan ikan sapu-sapu karena harga ikan tenggiri yang semakin mahal.

Pakar gizi menekankan pentingnya kehati-hatian dalam memilih bahan makanan. Konsumen disarankan untuk lebih selektif, menanyakan bahan baku sebelum membeli, dan mendukung UMKM yang transparan dalam proses produksi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....