4 Penyakit Perlu di Waspadai Saat Musim Hujan
- 30 Des 2025 07:49 WIB
- Kendari
KBRN,Kendari: Musim hujan seperti pada liburan akhir tahun ini perlu diwaspadai masyarakat. Saat hujan mikroorganisme penyakit bisa menyerang manusia. Karenanya, stamina tubuh harus di jaga agar selalu sehat dan bugar. Dengan menjaga kondisi tubuh dengan prima saat musim hujan, orang pun bisa terhindar dari beragam penyakit yang mengintai.
Apa saja penyakit yang perlu diwaspadai saat musim hujan?
1. Influenza
Virus influenza menyebar lewat cairan tubuh seperti ingus ataupun air liur. Gejala influenza yakni batuk, pilek, sakit tenggorokan, letih, lesu, mual, muntah, diare dan demam hingga 38 derajat.
2. Demam Berdarah
Penyakit demam berdarah diakibatkan oleh virus yang dibawa nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictusini. Gejala DBD yakni sakit kepala, demam mendadak, nyeri belakang bola mata, mual & manifestasi pendarahan seperti mimisa/gusi berdarah serta adanya kemerahan pd permukaan tubuh penderita. Pencegahan DBD yang paling efektif adalah Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan 3M Plus.
3. Diare
Penyakit diare muncul karena mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri, virus atau parasit seperti bakteri E.Coli, Salmonela, Shigella dll. Gejala diare yakni dehidrasi, lemas, kulit kering, pusing, sering buang air besar. Menjaga kebersihan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat menjadi langkah utama untuk mencegah diare.
4. Leptospirosis
Penyakit ini ditularkan melalui kencing tikus. Penularannya masuk dalam tubuh manusia lewat selaput lendir, mata, hidung, kulit lecet dan makanan. Gejala Leptospirosis yakni menggigil, batuk,diare, demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, mata merah, serta tidak nafsu makan.
Selain dalam hal kesehatan, hal lain yang perlu diwaspadai saat musim hujan adalah musibah banjir. Curah hujan tinggi, luapan sungai, dan kapasitas drainase yang terbatas seringkali menjadi pemicu utama terjadinya genangan air di sekitar anda.
Ada beragam faktor suatu daerah bisa terkena banjir. Seperti hujan intensitas tinggi dan luapan sungai lokal serta sistem drainase yang kewalahan. Kondisi geografis yang berada di dataran rendah dengan aliran sungai yang besar, serta pola curah hujan ekstrem, menjadi faktor utama risiko banjir yang terus membayangi kehidupan warga perkotaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....