Musim Hujan Picu Batuk Pilek
- 29 Des 2025 16:54 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Musim hujan yang melanda berbagai wilayah di Indonesia berdampak pada meningkatnya kasus batuk dan pilek di masyarakat. Kondisi cuaca yang lembap disertai suhu udara yang lebih rendah membuat daya tahan tubuh menurun, sehingga virus penyebab infeksi saluran pernapasan lebih mudah menyerang. Batuk dan pilek umumnya ditandai dengan hidung berair, bersin, batuk ringan, serta rasa tidak nyaman pada tubuh.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, batuk dan pilek termasuk penyakit infeksi saluran pernapasan akut yang sering muncul saat musim hujan. Lingkungan yang lembap menjadi tempat ideal bagi virus untuk berkembang, sementara kebiasaan kehujanan, kurang istirahat, dan minimnya asupan gizi turut memperbesar risiko penularan. Aktivitas di ruang tertutup juga mempercepat penyebaran virus dari satu orang ke orang lain.
Untuk mencegah batuk dan pilek, masyarakat diimbau menjaga pola hidup sehat selama musim hujan. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mencukupi waktu istirahat, serta menjaga kebersihan diri menjadi langkah penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Kementerian Kesehatan juga menyarankan masyarakat segera mengganti pakaian setelah kehujanan dan rutin mencuci tangan dengan sabun guna menekan risiko penularan penyakit (Sumber: Kementerian Kesehatan RI).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....