Waspada! Antibiotik Bisa Picu Obesitas dan Gangguan Otak

  • 23 Jun 2025 07:35 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari: Antibiotik sering menjadi andalan utama ketika tubuh mengalami infeksi bakteri. Meski penggunaannya sangat umum dan dinilai efektif, penelitian terbaru mengungkap adanya sisi gelap dari konsumsi antibiotik secara sembarangan.

Tak hanya berdampak pada resistensi bakteri, penggunaan antibiotik berlebihan juga dikaitkan dengan risiko obesitas dan gangguan pada fungsi otak.

Antibiotik bekerja dengan membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri dalam tubuh. Namun, dampaknya tidak hanya terbatas pada bakteri penyebab penyakit, melainkan juga pada bakteri baik di saluran cerna.

Ketidakseimbangan mikrobiota usus ini disebut-sebut berperan dalam meningkatnya risiko obesitas serta gangguan perkembangan saraf, terutama jika paparan terjadi sejak usia dini.

Menurut dr. Nadhira Putri, Sp.A, dokter spesialis anak dari RSUD Tangerang, “Paparan antibiotik secara berulang, terutama di masa bayi atau anak-anak, dapat mengganggu mikrobioma usus.

Ini berpotensi menyebabkan inflamasi kronis yang berujung pada penambahan berat badan yang tidak sehat.” Ia juga menekankan pentingnya penggunaan antibiotik sesuai anjuran dokter.

Lebih lanjut, perubahan mikrobiota usus juga telah dikaitkan dengan disfungsi kognitif. Beberapa studi menunjukkan hubungan antara gangguan keseimbangan bakteri usus dengan gangguan kecemasan, depresi, bahkan autisme.

Ini menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik tidak boleh dianggap sepele, terutama jika tidak berdasarkan diagnosis yang tepat.

Peneliti mikrobiota dari Universitas Airlangga, Prof. Dr. Iwan Kurniawan, menambahkan, “Gut-brain axis adalah jalur komunikasi antara otak dan usus yang sangat penting.

Jika kita merusak ekosistem mikroba di usus, efeknya bisa terasa hingga pada proses berpikir, emosi, dan perilaku seseorang.” Ia menganjurkan pendekatan lebih bijak dalam penggunaan antibiotik, termasuk mempertimbangkan probiotik sebagai pendamping terapi.

Dengan berbagai potensi dampak jangka panjang yang mengintai, masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan mengonsumsi antibiotik.

Penting untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum menggunakannya. Kesehatan usus tidak hanya soal pencernaan, tapi juga menyangkut keseimbangan tubuh dan pikiran secara keseluruhan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....