Kotoran Purba yang Menjadi Harta Karun bagi Arkeolog
- 14 Sep 2026 20:15 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Benda yang sekilas terlihat menjijikkan ternyata dapat menjadi salah satu sumber informasi berharga bagi para arkeolog. Benda tersebut dikenal sebagai koprolit, yaitu sisa kotoran manusia atau hewan dari masa lampau yang mengalami proses pengawetan alami hingga dapat bertahan dalam konteks arkeologi. Dari bentuk dan kandungannya, ilmuwan dapat memperoleh petunjuk tentang kehidupan makhluk yang menghasilkannya.
Di dalam koprolit, peneliti dapat menemukan berbagai sisa makanan seperti biji tanaman, serat, tulang kecil, hingga material biologis lainnya. Temuan tersebut memungkinkan ilmuwan merekonstruksi pola makan masyarakat atau hewan pada masa lalu. Bahkan, pemeriksaan tertentu dapat membantu mengungkap keberadaan parasit dan memberikan gambaran mengenai kondisi kesehatan manusia purba.
Menariknya, koprolit juga dapat menjadi petunjuk mengenai lingkungan tempat manusia atau hewan hidup. Perubahan jenis tumbuhan, hewan yang dikonsumsi, maupun sumber makanan yang tersedia dapat terekam dalam material tersebut. Karena itu, benda yang dahulu hanya dianggap sebagai kotoran ternyata dapat membantu menjawab berbagai pertanyaan tentang pola hidup, makanan, kesehatan, dan lingkungan pada masa lampau.
Salah satu penelitian berjudul The What, How and Why of Archaeological Coprolite Analysis membahas bagaimana analisis koprolit dapat digunakan untuk memahami pola makan, lingkungan masa lalu, serta kesehatan manusia purba. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa koprolit dapat dianalisis melalui pendekatan makroskopis, mikroskopis, hingga biomolekuler untuk memperoleh informasi arkeologis yang tidak selalu bisa ditemukan dari artefak lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....