Keajaiban Bertahan Hidup dan Nekatnya Evakuasi di Bawah Tanah

  • 12 Sep 2026 13:38 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Niat awal sekelompok anak tim sepak bola remaja dan pelatihnya untuk sekadar bermain seusai latihan berubah menjadi pengalaman mencekam ketika mereka terjebak sejauh 4 kilometer di dalam Gua Tham Luang, Thailand. Banjir mendadak akibat hujan deras menutup satu-satunya akses keluar, membuat keberadaan mereka tidak diketahui selama sembilan hari. Keajaiban akhirnya tiba ketika tim penyelam asal Inggris berhasil menemukan seluruh korban dalam keadaan selamat di sebuah celah batuan yang lebih tinggi.

Meski berhasil ditemukan, proses evakuasi yang harus dijalani tergolong sangat berbahaya dan bertaruh nyawa. Lorong gua yang amat sempit, kondisi gelap gulita, air terendam keruh, serta kadar oksigen yang kian menipis menjadi ancaman nyata. Menyelam keluar merupakan satu-satunya cara, namun kepanikan dari anak-anak yang tidak bisa menyelam diprediksi bisa berakibat fatal di dalam air.

Sesuai dengan pembahasan dalam The New England Journal of Medicine, penggunaan anestesi khusus seperti ketamin dalam kondisi evakuasi medis ekstrem di lingkungan terbatas efektif untuk mengurangi respons cemas ekstrem dan panik tanpa menekan fungsi pernapasan secara berbahaya. Pendekatan medis yang berani ini menjadi kunci utama agar para korban tetap tenang dan pasif selama ditarik oleh penyelam profesional melalui celah batuan bawah air yang sempit.

Melalui operasi dramatis yang berlangsung selama tiga hari, tim penyelamat gabungan internasional berhasil mengeluarkan seluruh 12 anak beserta sang pelatih dengan selamat. Keberhasilan misi mendebarkan ini dicatat sebagai salah satu penyelamatan paling berbahaya sekaligus paling fenomenal dalam sejarah eksplorasi gua modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....