Kisah di Balik Teknologi Pengiriman Pesan Singkat

  • 08 Sep 2026 07:33 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Teknologi pengiriman pesan singkat yang kini digunakan oleh miliaran orang di seluruh dunia tidak lepas dari sosok Matti Makkonen, seorang insinyur asal Finlandia. Pada tahun 1984, Makkonen mencetuskan gagasan ide pengiriman pesan melalui jaringan seluler. Ide tersebut kemudian terus berkembang melalui kerja sama para insinyur dan perusahaan telekomunikasi hingga akhirnya sistem Short Message Service (SMS) resmi beroperasi secara nyata, dengan pesan teks pertama berupa "Merry Christmas" yang dikirimkan oleh Neil Papworth melalui jaringan Vodafone di Inggris pada tahun 1992.

Meskipun memegang peranan kunci, Makkonen tidak pernah mengklaim dirinya sebagai satu-satunya penemu SMS. Ia menegaskan bahwa teknologi ini merupakan buah dari kolaborasi banyak pihak, sehingga ia memilih untuk tidak mematenkan konsep tersebut demi mendapatkan royalti. Sikap rendah hatinya membuat Makkonen lebih senang dikenal sebagai pengembang SMS daripada seorang penemu tunggal, menegaskan bahwa inovasi besar ini lahir dari kerja sama tim berskala global.

Sesuai dengan kajian dalam Journal of Telecommunications Policy, pengadopsian standar komunikasi terbuka tanpa klaim hak paten tunggal mempercepat evolusi serta integrasi teknologi komunikasi secara global. Hal ini terbukti dari bagaimana pesatnya SMS menjadi landasan utama pertukaran informasi nirkabel sebelum hadirnya era aplikasi perpesanan instan modern.

Matti Makkonen wafat pada tahun 2015 setelah berjuang melawan sakit berkepanjangan, namun warisan pemikirannya tetap hidup hingga hari ini. Meskipun tidak memanen kekayaan melimpah dari inovasinya, dedikasi dan visi Makkonen membuktikan bahwa sebuah gagasan yang lahir dari kolaborasi mampu mengubah cara manusia berkomunikasi di seluruh penjuru dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....