Koloni Jamur yang Lebih Luas dari Sebuah Kota
- 24 Agt 2026 06:21 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Di bawah permukaan tanah Oregon, Amerika Serikat, terdapat organisme yang ukurannya sulit dibayangkan. Bukan pohon, bukan koloni hewan, melainkan jamur Armillaria ostoyae yang jaringan bawah tanahnya diperkirakan membentang hingga ribuan hektare.
Yang terlihat di permukaan hanyalah tubuh buah jamur yang muncul pada waktu tertentu. Sebagian besar organismenya justru berada di bawah tanah dalam bentuk jaringan benang halus yang disebut miselium, yang dapat menyebar melalui tanah dan akar pohon. Karena jaringan tersebut saling terhubung secara genetik, bagian-bagian yang tersebar itu dapat menjadi satu organisme yang sangat besar.
Salah satu koloni Armillaria yang ditemukan di Malheur National Forest pernah diperkirakan membentang sekitar 965 hektare, menjadikannya salah satu organisme terbesar yang pernah diketahui. Organisme tersebut juga diperkirakan telah hidup selama ribuan tahun, tumbuh perlahan dengan memanfaatkan jaringan akar dan bahan organik di dalam hutan.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Canadian Journal of Forest Research menunjukkan bahwa Armillaria memiliki kemampuan menyebar melalui jaringan bawah tanah dan dapat bertahan dalam ekosistem hutan dalam waktu yang sangat panjang. Jamur ini juga dikenal sebagai patogen bagi sejumlah pohon, karena dapat menginfeksi akar dan memperoleh nutrisi dari jaringan tumbuhan yang diserangnya.
Ukuran organisme tersebut membuat sebuah hutan terlihat berbeda dari apa yang tampak di permukaan. Pepohonan mungkin berdiri sendiri-sendiri, tetapi jauh di bawah tanah terdapat jaringan kehidupan yang saling terhubung dan telah berkembang selama ribuan tahun. Dunia bawah tanah ternyata menyimpan kehidupan yang jauh lebih besar daripada yang dapat kita lihat dengan mata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....