Virus Komputer Pertama yang Mengubah Sejarah Keamanan Siber
- 05 Agt 2026 07:16 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Program komputer bernama Creeper dikenal sebagai cikal bakal virus komputer pertama di dunia. Program ini dikembangkan sebagai eksperimen untuk menguji apakah sebuah program dapat berpindah dari satu komputer ke komputer lain melalui jaringan. Berbeda dengan malware modern, Creeper tidak dirancang untuk mencuri data, merusak sistem, maupun menghapus berkas pengguna. Program tersebut hanya menampilkan pesan di layar bertuliskan, "I'm the Creeper, catch me if you can!" setelah berhasil berpindah ke komputer lain.
Eksperimen tersebut menjadi tonggak penting dalam perkembangan teknologi jaringan komputer. Meskipun tujuannya murni sebagai uji coba, Creeper membuktikan bahwa sebuah program memiliki kemampuan untuk menyebar secara otomatis melalui jaringan. Temuan ini membuka kesadaran para peneliti bahwa kemampuan tersebut juga berpotensi dimanfaatkan untuk tujuan yang merugikan apabila jatuh ke tangan yang salah.
Sejumlah penelitian ilmiah turut mengulas sejarah dan perkembangan malware sejak kemunculan Creeper. Salah satunya adalah jurnal A Survey of Computer Viruses and Malware, yang menjelaskan bahwa Creeper merupakan salah satu contoh awal program yang mampu melakukan replikasi atau perpindahan antarsistem, sehingga menjadi dasar bagi perkembangan konsep virus komputer serta mendorong lahirnya berbagai teknologi keamanan siber untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran program berbahaya.
Kini, ancaman siber telah berkembang jauh lebih kompleks dibandingkan pada masa kemunculan Creeper. Berbagai jenis malware seperti ransomware, worm, trojan, dan spyware mampu mencuri data, mengenkripsi file, hingga melumpuhkan layanan digital. Meski demikian, sejarah Creeper menjadi pengingat bahwa inovasi teknologi selalu memiliki dua sisi, sehingga pengembangan sistem keamanan siber harus terus mengikuti perkembangan ancaman digital yang semakin canggih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....