Titik Paling Terpencil di Bumi yang Lebih Dekat dengan Astronaut
- 04 Agt 2026 07:42 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Di tengah luasnya Samudra Pasifik Selatan terdapat sebuah lokasi yang dikenal sebagai Point Nemo, titik di lautan yang dianggap paling terpencil di Bumi. Lokasi ini berjarak sekitar 2.688 kilometer dari daratan terdekat, sehingga tidak ada permukiman manusia di sekitarnya. Karena letaknya yang sangat jauh dari peradaban, Point Nemo sering dijuluki sebagai "kutub keterpencilan samudra" atau oceanic pole of inaccessibility.
Keunikan Point Nemo bukan hanya terletak pada lokasinya yang terpencil, tetapi juga pada fakta bahwa dalam kondisi tertentu manusia yang paling dekat dengan titik tersebut justru adalah para astronaut yang berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Saat ISS melintas di atas wilayah tersebut, jaraknya ke Point Nemo dapat lebih dekat dibandingkan manusia mana pun yang berada di daratan. Kondisi ini menjadikan Point Nemo sebagai salah satu lokasi paling unik dalam kajian geografi modern.
Selain dikenal sebagai wilayah yang nyaris tidak tersentuh manusia, Point Nemo juga dimanfaatkan sebagai kuburan wahana antariksa (spacecraft cemetery). Berbagai satelit, stasiun luar angkasa, dan wahana antariksa yang sudah tidak digunakan diarahkan untuk jatuh ke wilayah ini karena minimnya aktivitas pelayaran dan penerbangan, sehingga risiko terhadap manusia dapat diminimalkan. Pemanfaatan tersebut menjadi bagian dari strategi keselamatan dalam pengelolaan sampah antariksa.
Fenomena Point Nemo menarik perhatian para ilmuwan karena berkaitan dengan oseanografi, geografi, dan eksplorasi antariksa. Kajian ilmiah berjudul Oceanic Pole of Inaccessibility and Marine Geographic Analysis menjelaskan bahwa keberadaan titik-titik terpencil di lautan memberikan pemahaman baru mengenai dinamika samudra, navigasi, hingga pengelolaan aktivitas manusia di wilayah laut lepas. Point Nemo pun menjadi simbol betapa luasnya lautan Bumi dan masih banyaknya kawasan yang hampir tidak pernah dijamah manusia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....