Mahasiswa FK UHO Juara Nasional MEDSMOTION 2026 lewat Inovasi SI-AKUR
- 01 Agt 2026 20:34 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Tim FK UHO berhasil meraih Juara I pada Lomba Video Edukasi MEDSMOTION tingkat nasional 2026 yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Jumat ,31 Juli 2026
Keberhasilan tersebut diraih melalui inovasi SI-AKUR (Sistem Indikasi Analisis Kesehatan Urinaria dan Reproduksi), sebuah teknologi yang mengintegrasikan strip test biomarker berbasis bahan alam Indonesia dengan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai solusi deteksi dini penyakit saluran kemih dan organ reproduksi.
Tim peraih juara terdiri atas Cressendo Reifaldi, Aldu Three Bintang Aksa, dan Nabil Syayyid Alfatih. Ketiganya berhasil mengungguli peserta dari berbagai fakultas kedokteran di Indonesia setelah melalui tahapan seleksi administrasi, penilaian karya inovasi, hingga presentasi pada babak final yang digelar di Surakarta.
Ketua tim, Cressendo Reifaldi, menjelaskan inovasi SI-AKUR dikembangkan sebagai upaya menghadirkan teknologi kesehatan yang mudah diakses dan mampu mendukung deteksi dini penyakit.
“Pada kompetisi ini kami membawa inovasi SI-AKUR yang memadukan strip test biomarker berbasis bahan alam Indonesia dengan aplikasi AI sebagai solusi deteksi dini penyakit urinaria dan reproduksi,” ujar Cressendo.
Cressendo mengungkapkan, dari seluruh karya yang masuk, dewan juri menetapkan sepuluh tim terbaik untuk melaju ke babak final. Pada tahap tersebut, seluruh finalis mempresentasikan inovasi di hadapan dewan juri sebelum akhirnya tim FK UHO dinobatkan sebagai peraih Juara I.
“Setelah masuk sepuluh besar, kami mempresentasikan inovasi di hadapan dewan juri dan alhamdulillah berhasil meraih Juara I,” katanya.
Menurut Cressendo, proses pengembangan inovasi hingga penyusunan video edukasi membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Seluruh rangkaian kegiatan mendapat dukungan pendanaan dari Fakultas Kedokteran UHO.
Persaingan dalam kompetisi berlangsung ketat karena diikuti berbagai fakultas kedokteran terbaik dari seluruh Indonesia. Namun, inovasi SI-AKUR dinilai mampu menawarkan solusi yang aplikatif melalui pemanfaatan teknologi kesehatan berbasis kecerdasan buatan.
Prestasi tersebut menjadi bukti kemampuan mahasiswa FK UHO Kendari dalam menghasilkan inovasi yang kompetitif di tingkat nasional sekaligus menunjukkan kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi kesehatan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat. (sumber Kendarinfo)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....