Ikan Purba yang Kembali Menggemparkan Perairan Sulawesi
- 21 Jul 2026 07:30 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Penemuan seekor ikan purba coelacanth (Latimeria menadoensis) oleh nelayan di perairan Pulau Siladen, Sulawesi Utara, pada akhir Juni 2026 kembali menarik perhatian dunia ilmu pengetahuan. Spesies yang dijuluki sebagai "fosil hidup" ini ditemukan mengapung di permukaan laut dalam kondisi telah mati, sebelum kemudian diamankan untuk kepentingan penelitian dan konservasi.
Coelacanth pernah dianggap telah punah sekitar 66 juta tahun lalu bersama dinosaurus karena keberadaannya hanya diketahui melalui fosil. Namun, anggapan tersebut berubah pada 1938 ketika seekor coelacanth hidup ditemukan di lepas pantai Afrika Selatan. Penemuan itu menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah biologi modern.
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Nature Communications, coelacanth merupakan salah satu garis keturunan vertebrata tertua yang masih bertahan hingga sekarang. Analisis genom menunjukkan spesies ini mengalami laju evolusi yang relatif lambat sehingga tetap mempertahankan banyak karakter leluhurnya selama ratusan juta tahun.
Indonesia memiliki arti penting dalam sejarah ikan purba ini. Pada 1998, para ilmuwan mengidentifikasi spesies baru, Latimeria menadoensis, di perairan Sulawesi Utara, menjadikan Indonesia sebagai satu dari sedikit wilayah di dunia yang masih menjadi habitat alami coelacanth. Penemuan terbaru di Pulau Siladen kembali menegaskan pentingnya perairan Sulawesi sebagai rumah bagi salah satu ikan paling langka di dunia.
Bagi para ilmuwan, setiap kemunculan coelacanth memiliki nilai yang sangat tinggi karena memberikan kesempatan untuk mempelajari evolusi vertebrata dan ekosistem laut dalam. Penemuan di Sulawesi Utara menjadi pengingat bahwa lautan Indonesia masih menyimpan spesies-spesies luar biasa yang keberadaannya perlu terus dijaga melalui penelitian dan upaya konservasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....