Tragedi Radiasi Goiânia yang Menggemparkan Dunia

  • 16 Jul 2026 06:45 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pada tahun 1987, Kota Goiânia di Brasil menjadi saksi salah satu kecelakaan radiasi sipil terburuk dalam sejarah dunia. Peristiwa itu bermula ketika sebuah alat radioterapi yang ditinggalkan di bekas rumah sakit ditemukan dan dibongkar oleh para pemulung. Tanpa mengetahui bahaya yang tersembunyi di dalamnya, mereka mengambil kapsul yang berisi Cesium-137, zat radioaktif yang memancarkan cahaya kebiruan dan tampak menarik bagi siapa saja yang melihatnya.

Material radioaktif tersebut kemudian berpindah tangan dari satu orang ke orang lain. Serbuk bercahaya itu bahkan dibagikan kepada anggota keluarga, teman, dan tetangga sebagai benda yang dianggap unik dan berharga. Dalam hitungan hari, banyak warga mulai mengalami gejala aneh seperti mual, muntah, luka bakar pada kulit, hingga kerontokan rambut. Saat tim medis menyadari adanya paparan radiasi, penyelidikan besar-besaran segera dilakukan untuk menemukan sumber bencana tersebut.

Insiden Goiânia kemudian menjadi perhatian dunia internasional karena menunjukkan betapa berbahayanya bahan radioaktif yang tidak diawasi dengan baik. Operasi dekontaminasi dilakukan terhadap rumah, kendaraan, serta berbagai lokasi yang terpapar. Ratusan orang harus menjalani pemeriksaan kesehatan, sementara beberapa korban meninggal dunia akibat paparan radiasi yang sangat tinggi. Peristiwa ini menjadi pelajaran penting mengenai keselamatan nuklir dan pengelolaan limbah radioaktif.

Sejumlah kajian ilmiah turut menyoroti dampak jangka panjang tragedi tersebut. Salah satu penelitian berjudul The Radiological Accident in Goiânia menjelaskan bagaimana kombinasi kurangnya pengamanan sumber radioaktif dan minimnya pemahaman masyarakat dapat memperbesar risiko bencana. Hingga kini, tragedi Goiânia tetap dikenang sebagai peringatan bahwa ancaman paling berbahaya terkadang datang dari sesuatu yang tampak indah dan tidak mencurigakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....