Jutaan Benih Disimpan dalam Gunung Demi Masa Depan

  • 19 Jun 2026 17:19 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Jauh di wilayah Kutub Utara, tepatnya di Kepulauan Svalbard, Norwegia, terdapat sebuah fasilitas yang dibangun jauh di dalam gunung dan tertutup lapisan es abadi. Tempat ini dikenal sebagai Svalbard Global Seed Vault, sebuah "brankas benih" yang dirancang untuk melindungi keanekaragaman tanaman dunia dari berbagai ancaman.

Di dalam fasilitas tersebut tersimpan jutaan sampel benih dari berbagai negara. Benih-benih ini merupakan cadangan yang dapat digunakan kembali apabila koleksi benih di negara asalnya rusak akibat bencana alam, perang, perubahan iklim, maupun gangguan lainnya.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Crop Science, Svalbard Global Seed Vault dibangun sebagai sistem cadangan global untuk menjaga sumber daya genetik tanaman yang sangat penting bagi ketahanan pangan dunia. Suhu rendah alami dan kondisi lingkungan yang stabil membuat lokasi ini ideal untuk penyimpanan benih dalam jangka panjang.

Terowongan penyimpanan dibangun sekitar 120 meter ke dalam gunung dan dijaga pada suhu sekitar minus 18 derajat Celsius. Kondisi tersebut memungkinkan benih tetap berada dalam keadaan dorman dan mempertahankan daya hidupnya selama puluhan hingga ratusan tahun.

Setiap negara yang menyimpan benih di fasilitas ini tetap menjadi pemilik koleksinya masing-masing. Svalbard hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan yang dapat diakses ketika koleksi asli mengalami kerusakan atau hilang.

Keberadaan brankas benih ini pernah menunjukkan manfaatnya ketika konflik di Suriah mengganggu pusat penelitian pertanian internasional ICARDA. Sebagian koleksi benih yang sebelumnya disimpan di Svalbard kemudian ditarik kembali untuk memulihkan penelitian dan produksi tanaman.

Selain melindungi tanaman pangan utama seperti padi, jagung, dan gandum, fasilitas ini juga menyimpan benih berbagai tanaman lokal yang memiliki nilai penting bagi budaya dan ketahanan pangan masyarakat. Keragaman genetik tersebut dianggap sebagai aset yang sangat berharga bagi generasi mendatang.

Para ilmuwan memandang pelestarian benih sebagai langkah penting untuk menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, munculnya hama baru, dan meningkatnya kebutuhan pangan dunia. Variasi genetik tanaman dapat membantu menghasilkan varietas yang lebih tahan terhadap kondisi lingkungan yang berubah.

Dengan demikian, jutaan benih yang tersimpan di dalam gunung di Kepulauan Svalbard bukan sekadar koleksi biasa. Fasilitas tersebut menjadi salah satu upaya manusia untuk menjaga warisan hayati bumi dan memastikan sumber pangan tetap tersedia bagi generasi yang akan datang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....