Jaringan Tak Terlihat, yang Menjaga Dunia Tetap Terhubung

  • 18 Jun 2026 05:53 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Banyak orang mengira sebagian besar koneksi internet dunia bergantung pada satelit yang mengorbit bumi. Namun kenyataannya, sebagian besar data internet internasional justru mengalir melalui jaringan kabel yang membentang di dasar laut.

Kabel bawah laut tersebut menghubungkan benua, negara, hingga pusat-pusat data di berbagai penjuru dunia. Melalui jaringan inilah pesan instan, panggilan video, transaksi perbankan, hingga layanan streaming dapat berjalan dalam hitungan detik.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Telecommunications Policy, lebih dari 95 persen lalu lintas data internasional ditransmisikan melalui kabel serat optik bawah laut. Teknologi ini dipilih karena mampu mengirimkan data dalam jumlah sangat besar dengan kecepatan tinggi dan latensi yang rendah.

Saat ini terdapat ratusan jalur kabel bawah laut yang membentang sepanjang lebih dari satu juta kilometer di berbagai samudra. Jika disambungkan, panjangnya cukup untuk mengelilingi bumi berkali-kali.

Meski berada di dasar laut, kabel-kabel tersebut tidak sekadar diletakkan begitu saja. Perancangannya mempertimbangkan berbagai faktor seperti aktivitas kapal, kondisi geologi, hingga risiko gempa bumi bawah laut.

Gangguan pada satu jalur kabel dapat memengaruhi kualitas koneksi internet di sejumlah wilayah. Karena itu, jaringan global dirancang dengan banyak jalur alternatif agar komunikasi tetap berjalan meskipun terjadi kerusakan pada salah satu titik.

Perusahaan teknologi, operator telekomunikasi, dan pemerintah di berbagai negara terus berinvestasi dalam pembangunan kabel baru. Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan data yang terus meningkat seiring berkembangnya teknologi digital.

Keberadaan kabel bawah laut sering kali luput dari perhatian karena tidak terlihat oleh masyarakat. Padahal, infrastruktur ini menjadi tulang punggung utama yang memungkinkan dunia modern tetap saling terhubung setiap saat.

Dengan demikian, internet yang digunakan setiap hari tidak hanya bergantung pada perangkat dan jaringan di daratan. Di balik layar, terdapat jaringan kabel raksasa di dasar laut yang bekerja tanpa henti menjaga arus informasi mengalir ke seluruh dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....