Kecanduan Gadget, Tantangan Bagi Keluarga dan Dunia Pendidikan

  • 04 Agt 2025 13:49 WIB
  •  Kendari

KBRN, Kendari: Penggunaan gadget di kalangan anak usia dini kini menjadi perhatian serius. Di balik manfaatnya dalam membantu proses belajar dan hiburan, muncul kekhawatiran tentang dampak negatif jika digunakan tanpa pengawasan. Kecanduan gadget di usia dini kini menjadi tantangan besar bagi keluarga dan dunia pendidikan.

Dalam kehidupan sehari-hari, tidak jarang anak-anak bahkan balita sudah akrab dengan layar ponsel atau tablet. Banyak orang tua menggunakan gadget sebagai alat untuk menenangkan anak atau mengalihkan perhatian mereka. Namun, tanpa kontrol yang jelas, kebiasaan ini bisa berujung pada kecanduan.

Anak yang kecanduan gadget cenderung sulit berkonsentrasi, kurang aktif secara fisik, dan mengalami gangguan dalam berinteraksi sosial. Dalam konteks pendidikan, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi guru dan tenaga pendidik. Banyak anak kehilangan minat terhadap pembelajaran di kelas karena terbiasa dengan stimulasi instan dari layar.

Menurut Psikolog Anak dan Remaja, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., penggunaan gadget berlebihan di usia dini dapat menghambat kemampuan sosial dan perkembangan bahasa anak. “Jika anak terlalu lama terpapar layar, apalagi tanpa interaksi dua arah, maka keterampilan sosial dan emosional mereka bisa tertunda. Anak jadi kurang mampu mengatur emosi atau berkomunikasi dengan baik,” jelasnya dalam sebuah sesi edukasi parenting, Senin (4/8/2025).

Sementara itu, Dr. Henny Puspitasari, M.Pd., seorang dosen pendidikan anak usia dini, mengungkapkan bahwa pendidikan formal harus mulai beradaptasi dengan situasi ini. Guru dan sekolah perlu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan bebas dari ketergantungan teknologi. Gadget bukan musuh, tapi harus digunakan secara bijak dan proporsional,” tegasnya.

Dari sisi keluarga, orang tua dituntut lebih aktif mengarahkan anak untuk menjalani kegiatan yang lebih seimbang. Aktivitas di luar rumah, permainan tradisional, serta kebiasaan membaca buku bersama dapat menjadi alternatif positif untuk mengurangi ketergantungan anak pada gadget.

Kecanduan gadget bukan hanya persoalan individu, melainkan tantangan bersama yang perlu diatasi oleh keluarga, sekolah, dan masyarakat. Kolaborasi semua pihak akan menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat secara fisik, mental, dan sosial di tengah era digital yang terus berkembang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....