Cara Mencegah Penipuan Phishing di Handphone
- 20 Jan 2025 19:30 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Penipuan digital melalui teknik phishing di perangkat handphone kini semakin meningkat. Modus ini banyak dilakukan oleh pelaku kejahatan siber yang menyamar sebagai pihak yang tepercaya, seperti bank, layanan media sosial, atau bahkan teman dekat korban. Dengan perkembangan teknologi, para penjahat siber kini lebih mudah memanipulasi informasi dan meretas akun pribadi melalui perangkat mobile.
Phishing adalah upaya untuk memperoleh data sensitif korban, seperti kata sandi, nomor kartu kredit, atau informasi pribadi lainnya, dengan cara menyamar sebagai entitas yang sah. Biasanya, pelaku phishing mengirimkan pesan atau tautan palsu melalui SMS, email, atau aplikasi pesan instan yang mengarah ke halaman web palsu, yang terlihat mirip dengan situs resmi.
Menurut laporan dari Center for Internet Security (CIS), serangan phishing melalui perangkat mobile telah meningkat lebih dari 40% sepanjang tahun 2024. Serangan phishing yang menargetkan pengguna mobile memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi karena perangkat ini sering kali digunakan untuk transaksi finansial dan akses ke akun pribadi.
Beberapa modus operandi yang banyak ditemukan adalah:
- Phishing Melalui SMS (Smishing) – Pelaku mengirimkan pesan teks yang berisi tautan yang mengarah ke situs palsu. Pengguna yang mengklik tautan tersebut akan diminta untuk memasukkan data pribadi.
- Phishing Melalui Aplikasi Pesan (Vishing) – Pelaku melakukan percakapan melalui aplikasi pesan dan meminta korban untuk memberikan informasi penting.
- Phishing Melalui Aplikasi – Pengguna sering kali tertipu oleh aplikasi palsu yang mengaku sebagai aplikasi resmi, lalu meminta akses ke informasi pribadi.
Cara Mencegah Phishing di Handphone
- Verifikasi Tautan Sebelum Mengklik – Pastikan untuk memeriksa URL dengan seksama. Hindari mengklik tautan yang mencurigakan atau tidak dikenal.
- Aktifkan Otentikasi Dua Faktor (2FA) – Dengan mengaktifkan 2FA, Anda menambah lapisan perlindungan tambahan yang membuat akses ke akun lebih aman.
- Gunakan Aplikasi Keamanan – Instal aplikasi keamanan yang dapat mendeteksi dan mengingatkan pengguna tentang potensi ancaman phishing.
- Hati-hati dengan Permintaan Informasi Pribadi – Jangan pernah memberikan informasi pribadi melalui pesan teks atau email yang tidak Anda kenal atau percayai.
- Selalu Perbarui Sistem Operasi dan Aplikasi – Pembaruan sistem dan aplikasi sering kali mencakup patch keamanan yang dapat melindungi perangkat dari ancaman baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....