BKN Beri Rekomendasi, Bupati Lantik 113 Pejabat di Wakatobi
- 01 Sep 2026 14:31 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Bupati Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) Haliana melantik pejabat administrator, pejabat pengawas, serta kepala sekolah di lingkungan Pemerintah setempat. Pelantikan itu berlangsung di gedung Dharma Wanita Wangiwangi, Senin 31 Agustus 2026.
Pelantikan pejabat administrator dan pejabat pengawas itu berdasarkan Keputusan Bupati Wakatobi Nomor 100.3.3.2/780 Tahun 2026, Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Wakatobi. Serta berdasarkan Keputusan Bupati Wakatobi Nomor 100.3.3.2/781 Tahun 2026, Tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wakatobi.
Bupati Wakatobi Haliana menyebutkan, proses pengisian dan pengangkatan jabatan ASN serta penugasan guru sebagai kepala sekolah telah sesuai dengan ketentuan dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 Tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2025 Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah Serta Telah Mendapatkan Persetujuan Tertulis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia yaitu, pertama, Nomor : 36124, 36281, 38797, 38801/RAK.02.03/SD/F.1/2026 Hal : Rekomendasi Pengangkatan, Mutasi dan Pengukuhan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Kabupaten Wakatobi.
Kedua, Nomor : 37242. 37250, 37372, 41593, 42179, 42734, 43142/R-AK.02.03/SD/KR.IV/2026 Hal : Rekomendasi Pengangkatan/Promosi, dan Pemindahan/Mutasi Kepala Sekolah di Kabupaten Wakatobi.
Pelantikan tersebut, kata Haliana, menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Wakatobi memperkuat tata kelola birokrasi melalui penerapan sistem merit dalam penataan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pelantikan mencakup 113 pejabat, yang terdiri atas pejabat administrator, pejabat pengawas, dan kepala sekolah. Dengan rincian, sebanyak 33 pejabat administrator, yang meliputi camat, kepala bagian, sekretaris dan kepala bidang, 45 pejabat pengawas, yang terdiri atas lurah, kepala UPTD, kepala seksi dan kepala sub bagian. Selain itu, sebanyak 35 kepala sekolah juga dilantik dalam agenda tersebut.
Haliana berpesan, agar seluruh pejabat yang baru dilantik agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Selamat dan sukses kepada saudara-saudara yang baru saja dilantik sebagai pejabat administrator, pejabat pengawas, dan kepala sekolah. Kiranya amanah yang akan diemban nantinya dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujarnya.
Haliana menjelaskan, pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian atau pengisian jabatan, namun merupakan bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan daerah, penguatan tata kelola birokrasi berbasis merit sistem.
"Saya berharap amanah yang diberikan menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja, menghadirkan karya nyata, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," harapnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) itu berharap, agar para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.
Pelantikan pejabat administrator, pejabat pengawas dan kepala sekolah itu juga menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Wakatobi dalam melakukan penataan organisasi dan sumber daya aparatur untuk mendukung pelaksanaan pemerintahan serta pelayanan publik di daerah.
"Kepada para pejabat yang hari ini baru dilantik dan para pejabat yang posisinya mengalami pergeseran atau rotasi mutasi, saya harapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru. Lanjutkan program-program baik dari pejabat sebelumnya dan ciptakan inovasi-inovasi yang lebih baik lagi," tuturnya.
Selain itu, Haliana mengingatkan kepada seluruh ASN agar mengubah pola pikir dalam bekerja. Karena birokrasi saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi harus mampu menghasilkan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat.
"Saya juga perlu tekankan beberapa hal yang wajib menjadi perhatian setiap ASN, yakni setiap program harus memiliki capaian kinerja yang jelas, target yang terukur, serta pelaksanaan program dan penggunaan anggaran yang menjunjung tinggi akuntabilitas dan integritas," lugasnya.
Pada momen pelantikan itu, juga turut diundang untuk mendampingi suami/istri masing-masing. Dengan maksud bahwa keberhasilan para pejabat yang dilantik dalam mengemban tugas dan tanggungjawab, juga membutuhkan dukungan dari lingkungan keluarga khususnya dari para suami/istri sebagai pendamping hidup.
"Harapan saya pada kesempatan ini, hidup mengingatkan kembali, bahwa setiap ASN harus memegang teguh nilai-nilai dasar asn yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif (Berakhlak) Kerja Cerdas dan Kerja Ikhlas (Kerja Keras) serta bangga melayani bangsa," pungkasnya.
Sebagai informasi, pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Wakatobi, Sekretaris Daerah Kabupaten Wakatobi, staf ahli bupati, asisten sekretariat daerah, kepala perangkat daerah, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Wakatobi, camat, para kepala bagian, serta jajaran ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Wakatobi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....