BPBD Wakatobi Imbau Warga Waspadai Fenomena El Nino dan Karhutla

  • 10 Jul 2026 07:20 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino tahun 2026.

Imbauan tersebut merupakan tindaklanjut disposisi Bupati Wakatobi berdasarkan arahan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Surat Gubernur Sultra Nomor 500.4.1/3750 tentang peningkatan kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan tahun 2026 serta antisipasi potensi El Nino.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Wakatobi Idihari mengatakan, kesiapsiagaan perlu dilakukan bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi risiko bencana, khususnya saat kondisi cuaca mulai memasuki periode kering.

“Masyarakat diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap potensi kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta cuaca ekstrem,” ujarnya melalui rilis resmi, Kamis 9 Juli 2026.

Idihari berharap, masyarakat menggunakan air secara bijaksana dan menyiapkan cadangan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu, warga diminta tidak membuka lahan maupun membakar sampah sembarangan, terutama di lokasi yang berpotensi memicu kebakaran.

Masyarakat juga diingatkan memastikan instalasi listrik, kompor, tabung gas, serta peralatan elektronik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. Warga disarankan menyediakan alat pemadam sederhana seperti ember berisi air atau pasir di lingkungan tempat tinggal.

Selain itu, Kalaksa BPBD juga mengajak warga membersihkan halaman dari rumput dan daun kering yang mudah terbakar, serta meningkatkan kepedulian antarwarga apabila menemukan potensi kebakaran maupun kekurangan air bersih.

BPBD Wakatobi juga mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar rumah, termasuk saat bepergian maupun melaut.

"Apabila terjadi kebakaran atau kondisi darurat, masyarakat diminta segera melaporkan kepada pemerintah desa, aparat terkait, BPBD, maupun layanan darurat call center 112. Partisipasi aktif seluruh masyarakat merupakan kunci utama dalam mengurangi risiko bencana,” harapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....