Desa Matahora Jadi Percontohan Perluasan Desa Anti Korupsi Tahun 2026

  • 30 Jun 2026 10:52 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari-Desa Matahora, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) ditetapkan sebagai lokus kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perluasan Desa Anti Korupsi Tahun 2026.

Kegiatan itu diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sultra.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, akuntabel, dan partisipatif, sekaligus mendorong terbangunnya budaya antikorupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa.

Kepala Bidang PMD Kabupaten Wakatobi La Ode Agus Rianto mengatakan, Bimtek tersebut dilaksanakan secara daring, diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Pelaksanaan kegiatan berpusat di Kantor Desa Matahora.

Kata dia, kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat dan kelembagaan desa, mulai dari perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kader Posyandu, hingga lembaga kemasyarakatan desa. Pelaksanaan kegiatan turut difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Wakatobi.

Pria yang akrab disapa Agus itu menjelaskan, peserta mendapatkan pembekalan terkait indikator Desa Anti Korupsi, tata kelola pemerintahan yang baik, transparansi pelayanan publik, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pembangunan desa.

"Materi disampaikan melalui pemaparan, diskusi, dan penguatan kapasitas oleh narasumber dari KPK RI dan Dinas PMD Provinsi Sultra. Program ini merupakan langkah strategis dalam membangun budaya integritas di tingkat desa," jelasnya di Wangiwangi Selasa 30 Juni 2026.

“Melalui kegiatan ini diharapkan Desa Matahora mampu menjadi contoh dalam penerapan prinsip-prinsip pemerintahan yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan berintegritas sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa,” sambungnya.

Kepala Desa Matahora Saharuni mengajak seluruh pemangku kepentingan desa untuk bersama-sama mendukung implementasi program tersebut.

Saharuni berharap, Desa Matahora mampu menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Wakatobi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

“Kami memohon dukungan dari seluruh stakeholder desa agar program Perluasan Desa Anti Korupsi ini dapat terlaksana dengan baik. Dengan kerja keras dan kolaborasi seluruh unsur desa, kami berharap Desa Matahora dapat menjadi nominasi Desa Anti Korupsi di tingkat provinsi maupun nasional,” harapnya.

⁠⁠⁠⁠⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....