Ekonomi Kabupaten Muna Tumbuh, Sektor Unggulan Jadi Motor Penggerak

  • 09 Jun 2026 10:24 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Muna merilis data pertumbuhan ekonomi triwulan I tahun 2026 pada Jumat 5 Juni 2026. Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), ekonomi Kabupaten Muna tumbuh sebesar 5,59 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y), meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar 2,89 persen. Capaian tersebut juga melampaui pertumbuhan ekonomi tahunan Kabupaten Muna tahun 2025 yang berada pada angka 3,89 persen.

Kepala BPS Kabupaten Muna, Leman Jaya, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah didorong oleh meningkatnya aktivitas pada sejumlah sektor usaha. Sektor akomodasi dan makan minum tumbuh 25,30 persen, industri pengolahan 18,66 persen, perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor 16,03 persen, informasi dan komunikasi 13,62 persen, serta sektor pertanian, perikanan dan peternakan tumbuh 1,66 persen. Struktur ekonomi Kabupaten Muna sendiri masih didominasi sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi sebesar 28,50 persen terhadap total PDRB daerah.

Di tempat terpisah, Bupati Muna, Drs. H. Bachrun, M.Si, menegaskan, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,59 persen menjadi bukti bahwa arah pembangunan ekonomi berbasis Industrialisasi JATI berada pada jalur yang tepat. Menurutnya, kemajuan daerah harus dibangun dari kekuatan sektor riil yang dimiliki masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Muna akan terus memperkuat fondasi perekonomian melalui peningkatan produksi dan produktivitas, hilirisasi, serta penciptaan nilai tambah komoditas unggulan.

“Kami meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi yang baik bukan hanya tercermin dari angka statistik, tetapi juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata. Untuk itu, kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Muna untuk terus berkolaborasi dalam memajukan daerah sesuai potensi besar yang kita miliki,” ujarnya.

La Ode Sairuddin selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Muna, menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil penguatan sektor unggulan melalui program Industrialisasi JATI (Jagung, Hortikultura, Ternak dan Ikan) yang dijalankan melalui Gerakan Percepatan Pembangunan Ekonomi Berbasis Komoditas Unggulan (GERCEP POKADULU). Program kolaboratif tersebut melibatkan pemerintah, pelaku usaha, BUMDes dan koperasi dalam meningkatkan produksi serta produktivitas berbagai komoditas unggulan daerah.

Dampaknya mulai terlihat dengan membaiknya kinerja sektor pertanian, peternakan dan perikanan yang tumbuh 1,66 persen setelah sebelumnya mengalami kontraksi minus 5,06 persen pada periode yang sama tahun lalu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....