Pantai Kota Raha Diusulkan Jadi Kawasan Pariwisata Terpadu
- 05 Jun 2026 07:55 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Kabupaten Muna terus mempercepat pembangunan sektor pariwisata melalui pengembangan Kawasan Pariwisata Terpadu Pantai Kota Raha. Program strategis tersebut dirancang untuk menjadikan kawasan pesisir yang membentang dari depan Kantor Polres Muna hingga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Laino sebagai pusat wisata terpadu yang mampu menggerakkan perekonomian daerah.
Bupati Muna, Drs. H. Bachrun, M.Si, menjelaskan, kawasan seluas sekitar 27 hektar tersebut akan dikembangkan menjadi destinasi wisata modern yang mengintegrasikan berbagai sektor. Pengembangan kawasan mencakup pusat kuliner, arena olahraga, pusat atraksi seni dan budaya, wisata religi, serta kawasan budidaya perikanan yang saling terhubung. Kawasan ini sebelumnya dibangun sejak tahun 2003 pada masa kepemimpinan Ridwan Bae sebagai sarana olahraga masyarakat.
Sebagai bentuk keseriusan dalam mewujudkan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Muna telah mengajukan usulan kepada Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum sejak awal tahun 2026. Pada Rabu, 3 Juni 2026, Tim Teknis Kementerian PU melakukan peninjauan lapangan sekaligus audiensi dengan Bupati Muna untuk melihat langsung kondisi kawasan yang akan dikembangkan.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Muna menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang dibutuhkan, termasuk dokumen perencanaan, business plan, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), serta dokumen pendukung lainnya. Melalui pengembangan Kawasan Pariwisata Terpadu Pantai Kota Raha, Pemkab Muna berharap kawasan ini dapat menjadi ikon baru daerah, meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka lapangan kerja, menggerakkan pelaku UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Muna secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....