Arahan Presiden Ditindaklanjuti lewat Jumat Bersih di Wakatobi
- 24 Mei 2026 17:06 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai mengimplementasikan Gerakan Jumat Bersih sebagai tindak lanjut hasil rapat koordinasi Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (Asri) dan program daerah Wakatobi Berseri yang digelar sebelumnya secara hybrid di Gedung Wanita Kabupaten Wakatobi.
Gerakan tersebut dilaksanakan serentak pada Jumat 22 Mei 2026 berdasarkan surat imbauan Sekretariat Daerah Kabupaten Wakatobi Nomor 600.4.15/326/V/2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Jumat Bersih yang ditandatangani Sekretaris Daerah Kabupaten Wakatobi Nadar.
Dalam surat tersebut, seluruh perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, kepala sekolah SD dan SMP hingga kepala puskesmas diminta melaksanakan kerja bakti secara berkelanjutan di lingkungan kerja maupun wilayah masing-masing.
Implementasi gerakan itu langsung mendapat respons positif dari berbagai elemen masyarakat. Sejumlah sekolah di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan seperti SD Negeri 1 Mandati 1, SD Negeri 2 Mandati 1, dan SD Negeri 2 Mandati 2 turut melaksanakan kerja bakti dan bakti sosial bersama para guru dan siswa.
Selain kalangan sekolah, Gerakan Jumat Bersih juga dilaksanakan oleh pemerintah Kelurahan Mandati 2 bersama masyarakat setempat. Aparat kelurahan dan warga bergotong royong membersihkan lingkungan permukiman, ruas jalan, serta fasilitas umum guna menciptakan kawasan yang bersih dan sehat.
Kepala sekolah SD Negeri 2 Mandati 1 Masriani mengungkapkan, langkah tersebut merupakan implementasi dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan program Bersih, Sehat, Lestari dan Indah (Wakatobi Berseri) yang menempatkan penanganan sampah sebagai prioritas nasional.
Kegiatan bersih-bersih kami mulai dari lingkungan sekolah hingga kawasan permukiman warga di sekitar sekolah. Para siswa juga membersihkan halaman sekolah, mengumpulkan sampah plastik hingga merapikan lingkungan sekitar sebagai bentuk edukasi menjaga kebersihan sejak dini," ungkapnya.
Dalam rapat koordinasi sebelumnya, Sekda Wakatobi Nadar menyampaikan, Presiden Prabowo secara khusus mengumpulkan seluruh kepala daerah, menteri, dan lembaga negara untuk membahas persoalan pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.
“Pak Presiden Prabowo sudah menegaskan bahwa penanganan sampah menjadi prioritas nasional,” ujarnya pada rapat koordinasi Gerakan Wakatobi Berseri.
Ia menjelaskan, arahan presiden kemudian ditindaklanjuti melalui surat edaran Menteri Dalam Negeri dan Menteri Lingkungan Hidup yang menekankan pentingnya pelaksanaan gerakan kebersihan lingkungan secara konsisten di daerah.
Bahkan, pemerintah pusat mewajibkan pelaksanaan kerja bakti atau korve minimal dua kali dalam seminggu untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Menurut Nadar, Kabupaten Wakatobi sebenarnya telah lebih dulu merespon isu pengelolaan sampah melalui program Wakatobi Bersih, Sehat, Lestari, dan Indah (Berseri).
Program tersebut telah diperkuat melalui Peraturan Bupati dan petunjuk teknis yang memuat pelaksanaan gerakan Jumat Bersih hingga pelibatan aktif pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan.
Nadar bilang, Pemerintah Kabupaten Wakatobi berharap gerakan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi budaya masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi sampah, serta mencegah munculnya penyakit akibat lingkungan yang kotor.
“Semangat gotong royong harus kembali dibangkitkan demi menjaga Wakatobi tetap bersih, sehat, lestari, dan indah,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....