Intip High Level Meeting TP2DD di Wakatobi

  • 11 Mei 2026 12:15 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Bupati Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Safia Wualo selaku Wakil Bupati membuka kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di daerah setempat.

Acara yang bertajuk Sinergi dan Inovasi untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Wakatobi melalui Digitalisasi Transaksi Pemerintah tersebut diselenggarakan di gedung Dharma Wanita Wangiwangi, Senin 11 Mei 2026.

Safia Wualo mengapresiasi kehadiran berbagai pihak di antaranya Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sultra, pimpinan dan anggota TP2DD Kabupaten Wakatobi, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perbankan, stakeholder terkait dan seluruh peserta HLM.

Wakil Bupati mengungkapkan, digitalisasi saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan dan tuntutan zaman.

"Transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan, menjadi langkah strategis untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, efisien, dan akuntabel," ujarnya.

Ia menyampaikan, melalui TP2DD, Pemerintah Kabupaten Wakatobi terus berkomitmen memperkuat implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, baik pada sisi penerimaan maupun pengeluaran daerah.

"Digitalisasi transaksi daerah juga dinilai menjadi instrumen penting dalam meningkatkan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperluas inklusi keuangan, serta mendukung penguatan ekonomi masyarakat," katanya.

“Keberhasilan digitalisasi daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, namun membutuhkan kolaborasi, sinergi, dan inovasi dari seluruh pemangku kepentingan,” lanjutnya..

Kendati demikian, Wakil Bupati mengajak seluruh OPD, lembaga perbankan, pelaku usaha, dan stakeholder terkait untuk terus memperkuat koordinasi serta menghadirkan berbagai inovasi layanan digital yang mudah diakses, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Safia Wualo menerangkan, tantangan digitalisasi ke depan semakin kompleks. Sehingga perlu adanya peningkatan literasi digital masyarakat, integrasi sistem pembayaran daerah, perluasan penggunaan kanal pembayaran non-tunai, serta penguatan infrastruktur pendukung layanan digital.

Dijelaskan Safia Wualo, Pemerintah Kabupaten optimistis dengan komitmen bersama, kerja kolaboratif, dan dukungan seluruh pihak.

Kabupaten Wakatobi mampu menjadi daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang modern dan berdaya saing.

Ia berharap melalui HLM tersebut dapat dihasilkan langkah-langkah strategis, rekomendasi, dan rencana aksi konkret guna mempercepat implementasi digitalisasi transaksi daerah di Kabupaten Wakatobi.

"Terima kasih kepada seluruh anggota TP2DD dan pihak yang telah berkontribusi mendukung program digitalisasi daerah. Semoga kerja keras dan sinergi kita bersama dapat memberikan manfaat bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Wakatobi,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....