Gerakan Pangan Murah di Wakatobi, ini Daftar Harganya!

  • 13 Feb 2026 21:08 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Bank Indonesia (BI) dan Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di halaman gedung dharma wanita Wangiwangi, pada 12-16 Februari 2026.

Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 Wita hingga selesai dan terbuka untuk masyarakat umum. GPM tersebut bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.

Sejumlah komoditas disiapkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, telur, bawang putih, bawang merah, serta beras.

Untuk minyak goreng merek Bimoli, harga yang ditawarkan yakni Rp115.000 untuk kemasan 5 liter, Rp45.000 untuk 2 liter, dan Rp23.000 untuk 1 liter.

Tepung terigu Kompas dijual Rp12.000 per kilogram dan Rp6.000 untuk kemasan setengah kilogram.

Selain itu, gula pasir dijual Rp19.000 per kilogram, telur satu rak seharga Rp59.000, bawang putih Rp40.000 per kilogram, serta bawang merah Rp45.000 per kilogram.

Untuk komoditas beras, tersedia beras SPHP kemasan 5 kilogram dengan harga Rp58.000 dan beras premium kemasan 10 kilogram seharga Rp150.000.

Kepala Dinas Ketapang Sulaeman mengungkapkan, GPM itu dilaksanakan selama 5 hari tujuannya untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, terkhusus di pangan pokok, juga menjaga inflasi di daerah.

"Karena menjelang hari-hari besar keagamaan seperti menjelang Ramadan ini biasanya ada lonjakan-lonjakan harga secara dadakan, maka dinas Ketapang hadir dalam melaksanakan GPM," katanya, Jum'at 13 Februari 2026.

GPM tersebut, kata Sulaiman, dilaksanakan atas kerjasama BI dan Dinas Ketapang Kabupaten Wakatobi

"Jadi anggaran yang digunakan ini, anggaran yang difasilitasi oleh BI, karena APBD kita sangat terbatas terdampak efisiensi. Sehingga APBD kita persiapkan, khususnya kita fokus di Wakatobi 2 nanti. Rencana akan kami laksanakan menjelang Hari Raya Idul Fitri dan menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha di 2026 ini," pungkasnya.

⁠⁠⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....