Sebanyak 546 Jamaah Calon Haji Asal Kota Kendari Resmi di Lepas
- 30 Apr 2026 12:06 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID Kendari – Sebanyak 546 Jamaah Calon Haji (JCH) asal kota Kendari tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi di lepas pemerintah kota (Pemkot) Kendari untuk menunaikan ibadah di Tanah Suci, yakni di Makkah dan Madinah.
Kegiatan pelepasan Jamaah Calon Haji Asal Kota Kendari tersebut di lakukan langsung sekretaris Daerah (Sekda) kota Kendari Amir Hasan di Asrama Haji provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Kamis, 30 April 2026.
Sekretaris daerah Kota Kendari Amir Hasan menegaskan ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan bagi umat Muslim yang mampu secara fisik dan materi.
Untuk itu Ia menekankan haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang menuntut keikhlasan, kesabaran, serta kesiapan mental.
“Ibadah haji bukan hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan spiritual yang sangat mulia dan membutuhkan kesiapan lahir batin,” ungkap Amir Hasan.
Amir Hasan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah yang telah memenuhi kewajiban tersebut, mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah, mengingat kondisi cuaca di Tanah Suci yang cukup ekstrem.
“Kesehatan adalah aset terpenting agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik,” tegasnya.
Amir Hasan juga meminta jamaah untuk disiplin dan mematuhi seluruh arahan petugas, sebab dengan kepatuhan serta kekompakan antarjemaah menjadi kunci kelancaran pelaksanaan ibadah haji dan khusus bagi jemaah lanjut usia, agar selalu bersabar dan mengedepankan sikap saling mengalah demi kebaikan bersama.
“Yang terpenting bagaimana menjaga niat agar tetap ikhlas semata-mata karena Allah SWT, kami juga mengajak jamaah untuk mendoakan bangsa dan negara selama berada di Tanah Suci, terutama pada waktu-waktu mustajab,” ungkapnya.
Amir Hasan menambahkan Pemerintah Kota Kendari berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.
“Kami juga berpesan kepada petugas kesehatan untuk memastikan seluruh kesiapan berjalan optimal, termasuk koordinasi menuju embarkasi Makassar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Kendari, Sunardi, menyampaikan total jemaah haji dari Sulawesi Tenggara tahun ini mencapai 2.063 orang dan dari jumlah tersebut, Kota Kendari menjadi penyumbang terbesar dengan 546 jemaah atau sekitar 26,5 persen.
“Karena jumlahnya besar, pelepasan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama oleh Pemerintah Kota Kendari, sementara pelepasan resmi tingkat provinsi dijadwalkan pada 5 Mei 2026 oleh Gubernur Sulawesi Tenggara,” ungkap Sunardi.
Para jamaah tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 32 dan akan diberangkatkan menuju embarkasi Makassar pada 12 dan 13 Mei 2026. Pada 12 Mei terdapat tiga jadwal penerbangan, yakni pukul 10.00 WITA, 14.30 WITA, dan 15.30 WITA. Sementara pada 13 Mei, penerbangan dilakukan pukul 15.30 WITA dengan 154 jemaah.
Secara teknis, jemaah akan terbagi dalam beberapa kloter, yakni kloter 32 sebanyak 393 orang, kloter 34 sebanyak 145 orang, kloter 36 sebanyak 54 orang, serta masing-masing satu orang di kloter 39 dan tiga orang di kloter 43 yang memerlukan perhatian khusus.
Dari sisi usia, jemaah termuda tercatat berusia 15 tahun atas nama Siti Nurul Asia, sementara jemaah tertua adalah Ibu Subaidah berusia 95 tahun.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, pemerintah dan masyarakat berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, menjaga kesehatan, serta mematuhi aturan yang berlaku, hingga kembali ke tanah air dengan selamat dan meraih predikat haji mabrur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....