BPS: Ekonomi Sultra 2025 Meningkat dari 2024

  • 05 Feb 2026 21:30 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2025.

Selain itu, Profil Kemiskinan September 2025, Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk September 2025 dan Keadaan Ketenagakerjaan November 2025 di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis 5 Februari 2026, Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Hadi Susanto, MA mengatakan Ekonomi Sulawesi Tenggara tahun 2025 tumbuh sebesar 5,79 persen (c-to-c). “Tentunya ini meningkat dibandingkan dengan tahun 2024, yang tercatat sebesar 5,40 persen,” ungkapnya.

Selain itu, Ekonomi Sulawesi Tenggara triwulan IV-2025 terhadap triwulan IV-2024 tumbuh sebesar 5,94 persen (y-on-y). “Ekonomi Sulawesi Tenggara triwulan IV-2025 terhadap triwulan sebelumnya tumbuh sebesar 6,16 persen (q-to-q),” kata Hadi.

Sementara persentase penduduk miskin pada September 2025 sebesar 10,14 persen, menurun 0,40 persen poin terhadap Maret 2025 dan turun 0,49 persen poin terhadap September 2024.

Dibagian lain, jumlah penduduk miskin pada September 2025 sebesar 295,31 ribu orang, turun 9,12 ribu orang terhadap Maret 2025 dan turun 9,96 ribu orang terhadap September 2024.

“Pada September 2025, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Sulawesi Tenggara yang diukur dengan Gini Ratio adalah sebesar 0,357. Angka ini turun 0,006 poin jika dibandingkan dengan Maret 2025 yang sebesar 0,363 dan turun 0,008 poin dibandingkan dengan Gini Ratio September 2024 yang sebesar 0,365,” jelasnya.

Untuk jumlah angkatan kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada November 2025 sebanyak 1.460,22 ribu orang, turun 22,98 ribu orang dibanding Agustus 2025. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) turun sebesar 1,42 persen poin dibanding Agustus 2025.

Demikian halnya dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) November 2025 sebesar 3,33 persen, naik 0,02 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....