Hariani Siap Pimpin KONI Kolaka Lebih Profesional
- 29 Apr 2026 19:49 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari-Bursa calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai menghangat jelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) tahun 2026. Salah satu figur yang menyatakan kesiapan maju adalah Hariani Syamsudin.
Anggota DPRD Kolaka tersebut mengungkapkan komitmennya untuk membawa perubahan besar dalam dunia olahraga daerah, khususnya melalui pembinaan atlet yang berkelanjutan serta tata kelola organisasi yang lebih profesional dan transparan.
“InsyaAllah saya siap maju sebagai calon Ketua KONI Kolaka. Ini adalah bentuk komitmen saya untuk ikut membangun dan memajukan prestasi olahraga di daerah kita,” ujarnya di Kolaka Rabu 29 April 2026.
Pelaksanaan Musorkablub KONI Kolaka dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, dengan tahapan pendaftaran calon dibuka mulai 2 Mei hingga 5 Mei 2026.
Hariani mengusung visi besar, yakni “Mewujudkan Kolaka sebagai Pusat Pembinaan Olahraga Prestasi yang Unggul, Berkarakter, dan Berdaya Saing di
Sultra.”
Menurutnya, kemajuan olahraga tidak hanya ditentukan oleh prestasi sesaat, tetapi harus dibangun melalui sistem pembinaan atlet yang terstruktur, berjenjang, dan berorientasi jangka panjang.
“Kita akan fokus pada cabang olahraga unggulan dan pembinaan atlet muda sebagai investasi masa depan. Atlet-atlet potensial harus dipersiapkan sejak dini dengan program latihan yang terpusat dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan pentingnya pemetaan cabang olahraga berdasarkan potensi daerah. Cabang olahraga yang belum menunjukkan prestasi, kata dia, perlu didorong untuk belajar dari daerah lain yang telah berhasil mencetak atlet berprestasi.
“Bagi cabor yang belum berkembang, kita dorong untuk belajar dan berlatih bersama daerah yang sudah lebih maju. Pembinaan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, harus ada kolaborasi,” katanya.
Selain pembinaan atlet, Hariani menyorot persoalan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi KONI yang dinilainya menjadi fondasi utama untuk membangun kepercayaan publik.
“KONI harus dikelola secara modern, transparan, dan akuntabel agar kepercayaan publik bisa kembali tumbuh. Ini penting supaya seluruh proses pembinaan berjalan sehat dan tepat sasaran,” lugasnya.
Ia menilai, dukungan sarana dan prasarana olahraga juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan prestasi atlet. Karena itu, dirinya berkomitmen untuk mengadvokasi pemerintah daerah serta menggandeng pihak swasta agar fasilitas latihan berstandar nasional dapat hadir di Kolaka.
“Kita ingin atlet berlatih dengan fasilitas yang layak. Pemerintah daerah harus hadir, dan dunia usaha juga perlu dilibatkan melalui dukungan CSR,” ujarnya.
Tak hanya itu, Hariani juga mendorong penerapan pendekatan sport science sebagai bagian dari modernisasi pembinaan olahraga, sehingga atlet dapat berkembang secara maksimal melalui metode latihan yang terukur dan berbasis data.
Menurutnya, keberhasilan KONI ke depan harus dibangun melalui sinergi kuat antara pemerintah, organisasi olahraga, dan dunia usaha.
“Kemitraan tripartit sangat penting. Dengan dukungan pemerintah dan dunia usaha, pembinaan olahraga bisa berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan,” ucapnya.
Sebagai lulusan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, ia menyatakan siap menghadapi tantangan besar dalam membenahi KONI Kolaka.
“Saya terbiasa dilatih untuk sigap dan tanggap dalam mengambil keputusan. Ini menjadi modal penting untuk membawa KONI Kolaka menjadi lebih baik ke depan,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....