Ikan Hias Berisiko jika Dilepas ke Alam Liar
- 24 Apr 2026 15:51 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari — Sejumlah ikan hias yang populer dipelihara masyarakat ternyata berpotensi membahayakan ekosistem jika dilepas ke perairan umum. Pelepasan tanpa tanggung jawab dapat mengubah keseimbangan lingkungan dan mengancam keberadaan ikan lokal.
Salah satu yang sering ditemukan adalah ikan sapu-sapu yang dikenal sebagai spesies invasif. Ikan ini mampu berkembang pesat dan mendominasi habitat karena daya tahannya yang tinggi.
Ikan louhan juga termasuk yang berisiko jika dilepas ke alam. Sifatnya yang agresif dapat mengganggu ikan lain serta mengubah struktur komunitas di perairan.
Selain itu, ikan arapaima yang berukuran besar memiliki potensi sebagai predator di habitat baru. Kehadirannya dapat mengancam populasi ikan kecil karena kemampuan berburu yang kuat.
Ikan piranha juga kerap menjadi perhatian karena sifat karnivoranya. Meski jarang ditemukan liar, pelepasan spesies ini tetap berpotensi membahayakan ekosistem.
Ikan alligator gar termasuk jenis lain yang perlu diwaspadai. Ukurannya yang besar dan sifat predator menjadikannya ancaman bagi ikan lokal jika hidup di perairan bebas.
Tidak hanya predator, ikan seperti koi dan nila tertentu juga dapat mengganggu ekosistem. Populasinya yang cepat berkembang dapat menggeser spesies asli dari habitatnya.
Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan, pelepasan spesies non-lokal ke perairan umum dapat menyebabkan invasi biologis yang merusak keseimbangan ekosistem. Dampaknya dapat berlangsung dalam jangka panjang dan sulit dipulihkan.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melepas ikan hias ke alam secara sembarangan. Menjaga tanggung jawab sebagai pemelihara menjadi langkah penting dalam melindungi lingkungan perairan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....