Padel Tren, Tenis Tetap Favorit di Kendari
- 31 Jul 2025 14:37 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari : Di tengah maraknya tren olahraga baru, padel muncul sebagai alternatif menarik dalam dunia raket. Olahraga ini dikenal melalui ciri khas lapangan berdinding kaca, raket padat tanpa senar, serta gaya permainan ganda yang menitikberatkan pada strategi dan kerja sama. Padel kini semakin populer di kota-kota besar karena dianggap ringan dan menyenangkan untuk semua kalangan.
Namun, bagi masyarakat Kendari, tenis tetap menjadi pilihan utama yang tidak tergoyahkan. Sebelum membahas alasannya, mari kenali terlebih dahulu perbedaan mendasar antara tenis dan padel:
- Tenis dimainkan di lapangan besar terbuka tanpa dinding, sedangkan padel menggunakan lapangan lebih kecil dengan dinding sebagai bagian dari strategi permainan.
- Raket tenis memiliki senar dan ukuran lebih panjang, sementara raket padel berbentuk solid dan berlubang.
- Bola padel memiliki tekanan lebih rendah sehingga lebih lambat memantul dibanding bola tenis.
- Servis dalam tenis dilakukan dari atas kepala, sedangkan padel menggunakan servis bawah yang lebih santai.
- Tenis bisa dimainkan secara tunggal atau ganda, sedangkan padel hampir selalu dimainkan ganda.
Dengan perbedaan tersebut, padel cocok bagi pemula atau mereka yang ingin bermain dengan gaya sosial yang ringan, sedangkan tenis memberikan tantangan teknis dan fisik yang lebih intens.
Tenis dan Akar yang Sudah Mengakar di Kota Lulo
Kendari memiliki sejumlah fasilitas tenis yang sudah lama tersedia dan aktif digunakan oleh masyarakat. Beberapa di antaranya adalah Lapangan BTN UNHALU, Lapangan KONI, dan Lapangan Dosen Universitas Halu Oleo. Di tempat-tempat ini, komunitas tenis lokal rutin berlatih dan mengadakan turnamen kecil maupun pelatihan atlet.
Inisiatif pembinaan seperti Tennis Training Center Kendari, yang dipimpin oleh pelatih Andi Nur Hassanah, telah konsisten membina atlet junior sejak 2018. Event seperti Pura-Pura Tennis Championship menjadi bukti nyata bagaimana tenis berkembang dari tingkat komunitas hingga jalur prestasi.
“Tenis bukan hanya olahraga, tapi ruang untuk membangun karakter dan komunitas,” ujar Coach Andi dalam salah satu sesi latihan.
Mengapa Tenis Tetap Dicintai?Ada beberapa alasan yang membuat tenis tetap menjadi pilihan utama warga Kendari:
- Tenis sudah dikenalkan sejak lama, sehingga melekat secara emosional di berbagai generasi.
- Komunitas tenis lokal solid dan terbuka untuk pemula maupun atlet serius.
- Olahraga ini fleksibel untuk dimainkan oleh anak-anak, dewasa, hingga lansia.
- Banyak sekolah dan kampus memasukkan tenis dalam program ekstrakurikuler.
- Beberapa atlet dari Kendari telah berhasil tampil di kejuaraan tingkat regional hingga nasional.
Tenis bukan hanya olahraga fisik, tetapi juga sarana interaksi sosial, edukasi, dan pembentukan nilai disiplin.
Padel dan Tenis: Bisa Saling Melengkapi?
Padel mungkin sedang tren, tetapi bukan berarti harus menggantikan tenis. Sebaliknya, keduanya bisa berjalan berdampingan. Padel dapat menjadi pintu masuk yang menyenangkan bagi masyarakat yang baru mengenal olahraga raket. Sementara itu, tenis tetap menyediakan jalur prestasi dan pembinaan karakter jangka panjang.
Dengan melihat dinamika tren olahraga padel yang mulai berkembang dan kekuatan komunitas tenis yang telah mengakar di Kendari, penting bagi kita untuk tidak hanya mengejar apa yang viral, tetapi juga menghargai nilai-nilai yang telah dibangun secara konsisten oleh masyarakat.
Tenis tetap menjadi pilihan hati warga karena ia menawarkan ruang pertumbuhan fisik, emosional, dan sosial yang tak lekang oleh waktu. Di tengah perubahan gaya hidup dan masuknya olahraga baru, tenis memberikan stabilitas dan identitas lokal yang patut dijaga.
(Ditulis oleh Elhaiza Gq Situmeang)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....