Horor Hasut Ajak Penonton Menghadapi Ketakutan Pribadi

  • 01 Okt 2026 14:33 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Film Hasut menawarkan pendekatan berbeda dalam menghadirkan cerita horor. Alih-alih mengandalkan kemunculan sosok menyeramkan atau adegan jumpscare, film produksi Tuta Films tersebut menjadikan suara misterius sebagai sumber utama ketegangan. Karya ini sekaligus menjadi debut Ilya Sigma sebagai sutradara.

Konsep tersebut diperlihatkan melalui trailer dan poster resmi yang telah dirilis. Cerita mengikuti empat sahabat yang awalnya datang ke hutan untuk melakukan perjalanan healing. Namun, rencana tersebut berubah ketika mereka mulai mendengar suara-suara aneh yang perlahan memengaruhi hubungan dan membuat mereka saling mencurigai.

Karina Salim, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova dipercaya memerankan empat karakter utama. Hutan menjadi ruang penting dalam perjalanan mereka. Kondisi yang semula terlihat damai berubah menjadi penuh tekanan ketika suara gaib mulai terdengar dan memicu konflik di antara para sahabat.

Ilya Sigma mengatakan, keunikan Hasut terletak pada cara film membangun rasa takut. Sebagian besar kejadian justru berlangsung pada siang hari, sementara unsur misteri dikembangkan melalui suara yang terdengar di sekitar para karakter. Pendekatan tersebut membuat ketegangan tidak bergantung pada kehadiran makhluk atau entitas secara langsung.

Selain menghadirkan horor, film ini mengangkat persoalan luka dan trauma yang tersimpan dalam diri setiap karakter. Produser Siera Tamihardja menyebut hutan dalam cerita menjadi gambaran alam bawah sadar manusia yang menyimpan berbagai luka. Para tokohnya terlihat baik-baik saja dari luar, tetapi masing-masing membawa persoalan yang belum selesai.

Karina Salim memerankan Vira, seorang healer yang mengajak Rere dan dua sahabatnya menjalani ritual penyembuhan di tengah hutan. Sementara itu, Rachel Amanda tampil sebagai Rere, karakter yang digambarkan memiliki persoalan dengan masa lalu dan cenderung melampiaskan emosinya kepada sang kakak. Proses syuting juga menuntut kemampuan fisik para pemain melalui sejumlah adegan yang cukup berat.

Diproduseri Putrama Tuta dan Siera Tamihardja, dengan Nick Musa sebagai ko-produser, Hasut tidak hanya mengajak penonton mengikuti misteri di tengah hutan. Film tersebut juga menawarkan ruang refleksi mengenai pengaruh orang lain, ketakutan, serta luka yang selama ini mungkin dihindari. Hasut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....