Akal Imitasi Tayang Hari Ini, Angkat Isu AI

  • 17 Sep 2026 18:36 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Film drama fiksi ilmiah "Akal Imitasi" resmi tayang perdana di jaringan bioskop Indonesia mulai hari ini, Kamis, 17 September 2026. Dikutip dari laman resmi Cinema XXI, film berdurasi 98 menit produksi DL Entertainment ini digarap sutradara Zhaddam A. Nurdin dengan naskah ditulis Chairul Rijal Juanda.

Cerita mengambil latar tahun 2029, ketika sebuah sekolah dasar bernama SD Cendekia Bangsa menerapkan sistem pembelajaran berbasis kecerdasan buatan bernama PIKO. Teknologi yang semula dirancang untuk membantu seluruh siswa justru memunculkan kesenjangan baru. Neo, siswa dengan akses PIKO Premium, selalu unggul dalam prestasi, sementara Ika, siswi cerdas dari keluarga sederhana, harus berjuang di tengah keterbatasan akses.

Di tengah keputusasaannya, Ika menemukan sebuah tempat misterius bernama BLOX HUB dan bertemu Rafi, sosok yang mengubah cara pandangnya tentang belajar dan makna kecerdasan. Berbeda dari PIKO yang hanya memberikan jawaban instan, Rafi justru mengajarkan Ika cara memahami pelajaran dengan logika. Persahabatan keduanya kemudian terancam ketika sebuah perusahaan teknologi memburu Rafi demi menutupi rahasia besar yang dapat mengubah masa depan pendidikan.

Berdasarkan data laman Film Indonesia, film ini dibintangi Zaskia Alya Kyla sebagai Ika, Rance Allen Wright sebagai Rafi, dan Arziqy Herdi Pratama sebagai Neo. Deretan aktor nasional turut memperkuat jajaran pemain, di antaranya Tika Bravani yang berperan sebagai guru bernama Lilis, serta Teuku Rifnu Wikana sebagai kepala sekolah Damar.

"Akal Imitasi" juga memiliki keterkaitan erat dengan Sulawesi, karena sebagian besar proses produksinya berlangsung di Kota Makassar sejak April 2026. Produser film, Liani Kawati, sebelumnya menyampaikan bahwa film ini bukan bermaksud menolak kehadiran teknologi, melainkan menjadi pengingat bahwa ada nilai-nilai penting yang tidak dapat digantikan oleh kecerdasan buatan.

Dengan tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari di era digital, film ini dinilai relevan sebagai bahan refleksi bagi orang tua maupun pelajar mengenai batas peran teknologi dalam proses belajar. Jadwal pemutaran dapat dicek melalui aplikasi resmi masing-masing jaringan bioskop.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....