Teh Hijau Tulus Curi Perhatian Penikmat Musik Indonesia
- 25 Agt 2026 17:14 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Penyanyi sekaligus penulis lagu Tulus kembali menyapa penikmat musik Indonesia lewat single terbarunya, “Teh Hijau”. Lagu ini resmi dirilis pada 30 Juni 2026 dan menjadi karya baru Tulus setelah lebih dari empat tahun sejak album Manusia pada 2022. Kehadiran “Teh Hijau” langsung mendapat perhatian publik. Tak lama setelah dirilis, lagu tersebut ramai dibicarakan di berbagai media sosial dan platform digital. Perbincangan mengenai lagu ini juga terus berkembang, seiring banyaknya pendengar yang menilai tema dan liriknya dekat dengan pengalaman kehidupan sehari-hari.
Popularitas “Teh Hijau” turut terlihat dari performanya di platform musik. Dalam waktu 24 jam setelah dirilis, lagu tersebut telah didengarkan lebih dari 600 ribu kali dan sempat menempati posisi ketiga tangga lagu musik YouTube. Beberapa hari kemudian, jumlah penonton video liriknya telah menembus jutaan. Bukan hanya lagunya yang menjadi sorotan, visual sampul “Teh Hijau” juga ikut memunculkan tren di media sosial. Nuansa hijau dan desain minimalis pada artwork lagu membuat sejumlah pengguna media sosial membuat konten dengan gaya visual serupa.
Tulus menggambarkan bahwa rasa hampa tidak selalu harus segera dicari penyebabnya atau dipaksa untuk menghilang. Ada kalanya seseorang perlu memberi ruang terhadap perasaan tersebut dan memahami bahwa setiap fase dalam kehidupan memiliki waktunya sendiri. Pesan tersebut menjadi salah satu daya tarik lagu “Teh Hijau”. Liriknya menggambarkan seseorang yang mencoba berbagai cara untuk kembali menemukan rasa bahagia, mulai dari lebih banyak beraktivitas, membaca, hingga mencoba hal-hal baru.
Berikut ini lirik lagu "Teh Hijau" - Tulus :
Hari-hari berulang, Misteri lenyap senang
Ada saran kudengar Lebih sering keluar ke alam
Saran lain kudengar Cari hal asing yang menantang
Keluar dari benteng Dari tempatmu yang sekarang
Ada yang hilang dariku belakangan
Sedang tak mudah bertemu rasa senang
Sedang kucari yang jadi pencetusnya
Mungkin hilangnya atau siklus hidupku
Mungkin aku sedang tak bisa Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati tuk apa pun siapa pun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati tuk apa pun siapa pun
ho..hoo..
Tambah gerak tubuhmu Baca buku yang baru
Raga saran brilian, Yang belum kunjung jadi penawar
Untuk yang hilang dariku belakangan
Sedang kucoba memahami alurnya
Semoga segera kutemukan jawaban
Tapi kini kurayakan hampa ini hoo....
Mungkin aku sedang tak bisa Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati tuk apa pun siapa pun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta,
Membuka hati tuk apa pun siapa pun
Kulihat mana di kendaliku
Teh hijau ini yang di tanganku
Di tengah seram sedih yang menghantamku
Lepaslah lepas kemurunganku, Hijau kembali jiwa gersangku
Ambillah sayang sebanyak waktu yang kau perlu
Mungkin aku sedang tak bisa Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati tuk apa pun siapa pun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta,
Membuka hati tuk apa pun siapa pun
Tanpa itu, Tanpanya
Apa pun yang mungkin hilang itu, Mungkin ini siklusnya
Sudah garis jalannya, Esok, Esok akan lebih elok
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....