Inilah Alasan Kenapa Kamu Harus Menonton "Tulsa King"

  • 19 Agt 2026 19:34 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Apa jadinya jika seorang mafia New York yang sudah menghabiskan 25 tahun di penjara tiba-tiba dibuang ke Tulsa, Oklahoma, lalu memutuskan membangun kerajaan kriminalnya sendiri dari nol? Premis itulah yang menjadi daya tarik utama Tulsa King, serial karya Taylor Sheridan yang mempertemukan dunia mafia dengan gaya western modern khas sang kreator.

Dibintangi Sylvester Stallone sebagai Dwight “The General” Manfredi, Tulsa King mengikuti perjalanan seorang capo mafia yang setelah keluar dari penjara justru dikirim jauh dari New York. Di Tulsa, Dwight menyadari bahwa keluarga mafianya sendiri tidak benar-benar memberinya tempat. Karena itu, ia mulai membangun jaringan baru dengan orang-orang yang sebelumnya sama sekali tidak berhubungan dengan dunia mafia. Serial ini pertama kali hadir pada 2022 dan kini telah memiliki tiga musim. Bahkan, Paramount+ telah mengonfirmasi bahwa Tulsa King akan kembali untuk musim keempat, menunjukkan bahwa perjalanan Dwight Manfredi masih jauh dari selesai.

Namun, sebelum mengikuti kelanjutan ceritanya, ada banyak alasan mengapa tiga musim pertama Tulsa King layak disaksikan secara menyeluruh.

1. Sylvester Stallone dalam Peran yang Berbeda

Alasan paling jelas untuk menonton Tulsa King adalah Sylvester Stallone. Selama puluhan tahun, Stallone dikenal melalui karakter-karakter ikonik dalam film aksi seperti Rocky dan Rambo. Namun, Tulsa King memberikan kesempatan untuk melihat sisi lain dari kemampuan aktingnya. Sebagai Dwight Manfredi, Stallone tidak hanya menjadi sosok yang keras dan berpengalaman. Dwight juga memiliki sisi humor, emosi, loyalitas, dan kecerdikan yang membuat karakternya terasa berbeda dari stereotip mafia pada umumnya. Stallone bahkan menjadikan pengalaman hidup Dwight selama puluhan tahun sebagai bagian penting dari karakter tersebut. Ia adalah seorang pria dari generasi lama yang tiba-tiba harus beradaptasi dengan dunia modern yang sudah banyak berubah.

2. Premisnya Sederhana, tetapi Sangat Menarik

Dwight sebenarnya memiliki kehidupan yang sudah ditentukan. Setelah keluar dari penjara, ia berharap mendapatkan penghargaan atas kesetiaannya kepada keluarga mafia. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Ia dikirim ke Tulsa, Oklahoma, sebuah tempat yang sama sekali asing baginya. Daripada menyerah, Dwight memilih membangun kekuatannya sendiri. Ia mulai merekrut orang-orang lokal dan perlahan membangun jaringan bisnis serta pengaruh. Dari sinilah cerita Tulsa King berkembang menjadi kisah tentang seorang pria yang berusaha menciptakan "kerajaan" baru setelah kehilangan tempatnya di kerajaan lama.

3. Perpaduan Mafia dan Western Modern

Inilah salah satu keunikan terbesar Tulsa King. Serial ini tidak sepenuhnya menjadi drama mafia tradisional. Taylor Sheridan memasukkan unsur western modern yang sangat kuat melalui latar Oklahoma, kehidupan masyarakat lokal, bisnis, komunitas, dan hubungan Dwight dengan orang-orang yang ditemuinya. Hasilnya adalah perpaduan antara mafia drama, crime drama, comedy, dan neo-western. Formula tersebut membuat Tulsa King memiliki identitas yang berbeda dibandingkan serial mafia pada umumnya.

4. Tulsa Menjadi Dunia Baru bagi Dwight

Tulsa bukan sekadar lokasi tempat cerita berlangsung. Kota tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Dwight. Ketika pertama kali tiba, Dwight tidak memiliki jaringan, kekuasaan, maupun pengaruh. Ia harus memulai semuanya dari awal. Namun, semakin lama tinggal di Tulsa, semakin banyak hubungan yang ia bangun. Hubungan tersebut tidak semuanya berasal dari dunia kriminal. Justru interaksi Dwight dengan masyarakat lokal menjadi salah satu sumber hiburan utama serial ini. Ia harus beradaptasi dengan lingkungan yang sangat berbeda dari New York yang telah dikenalnya selama puluhan tahun.

5. Musim Pertama Adalah Kisah tentang Membangun Kerajaan dari Nol

Musim pertama menjadi fondasi utama Tulsa King. Penonton diperkenalkan kepada Dwight setelah bebas dari penjara dan langsung dikirim ke Tulsa. Di sana, ia mulai mencari peluang untuk membangun kekuatannya sendiri. Dwight kemudian mengumpulkan orang-orang yang memiliki kemampuan berbeda dan menjadikan mereka bagian dari lingkaran barunya. Musim pertama terasa seperti kisah seorang veteran yang mencoba memahami dunia baru sekaligus membangun kembali kehidupannya. Dengan sembilan episode, musim pembuka tersebut memperkenalkan karakter-karakter penting dan membentuk fondasi konflik yang kemudian berkembang pada musim-musim berikutnya.

6. Musim Kedua Membuat Permainan Semakin Besar

Setelah berhasil membangun pengaruh di Tulsa, Dwight tidak lagi bisa dianggap sebagai pendatang baru. Namun, semakin besar kekuatannya, semakin banyak pula pihak yang mulai memperhatikannya. Musim kedua memperluas dunia cerita dan membuat Dwight menghadapi berbagai kepentingan yang mengancam posisi yang telah dibangunnya. Hubungan dengan keluarga mafia di New York juga tetap menjadi bagian penting, sementara kehidupan Dwight di Tulsa semakin rumit. Pada titik ini, Tulsa King mulai memperlihatkan bahwa membangun kerajaan mungkin lebih mudah dibandingkan mempertahankannya.

7. Musim Ketiga Membawa Dwight Menghadapi Lawan yang Lebih Besar

Musim ketiga semakin memperbesar skala cerita. Dwight kini berhadapan dengan keluarga Dunmire, kekuatan besar yang memiliki kepentingan bisnis dan pengaruh luas di wilayah tersebut. Ancaman tersebut tidak hanya menyentuh bisnis Dwight, tetapi juga kepentingan pribadinya. Musim ini juga memperkenalkan sejumlah karakter baru, termasuk Jeremiah Dunmire yang diperankan Robert Patrick. Kehadiran karakter-karakter baru tersebut membuat dunia Dwight semakin luas dan konflik semakin kompleks. Menariknya, musim ketiga bukanlah akhir perjalanan. Paramount+ telah memperbarui serial ini untuk musim keempat bahkan sebelum musim ketiga ditayangkan.

8. Karakter Pendukungnya Tidak Kalah Menarik

Meski Dwight merupakan pusat cerita, Tulsa King tidak hanya bergantung pada Stallone. Karakter seperti Tyson, Bodhi, Mitch Keller, Goodie, dan berbagai tokoh lainnya memiliki peran dalam membangun dunia Tulsa. Hubungan Dwight dengan mereka juga mengalami perkembangan dari musim ke musim. Pada awalnya, sebagian dari mereka mungkin hanya terlihat sebagai orang-orang yang membantu Dwight menjalankan rencananya. Namun, seiring cerita berkembang, hubungan tersebut berubah menjadi persahabatan, loyalitas, bahkan konflik. Inilah yang membuat "kerajaan" Dwight terasa seperti sesuatu yang dibangun oleh banyak karakter, bukan hanya oleh satu orang.

9. Humor Menjadi Senjata Utama Serial

Meskipun memiliki tema kriminal yang serius, Tulsa King tidak terus-menerus berada dalam suasana gelap. Justru humor menjadi salah satu ciri khasnya. Banyak kelucuan muncul dari perbedaan generasi Dwight dengan orang-orang yang ditemuinya di Tulsa. Dwight berasal dari dunia mafia lama, sementara lingkungan barunya memiliki budaya dan cara berpikir yang jauh berbeda. Benturan tersebut menciptakan situasi yang ringan dan membuat serial tidak terasa terlalu berat. Perpaduan antara drama, kriminalitas, dan komedi inilah yang membuat Tulsa King relatif mudah dinikmati.

10. Taylor Sheridan Berhasil Membuat Dunia yang Terasa Berbeda

Penggemar Yellowstone mungkin akan menemukan beberapa elemen yang terasa familiar. Ada kehidupan Amerika di luar kota besar, konflik kepentingan, karakter dengan masa lalu rumit, bisnis besar, serta masyarakat lokal yang memiliki dinamika tersendiri. Namun, Tulsa King tetap memiliki identitas sendiri. Jika Yellowstone berpusat pada keluarga Dutton dan tanah mereka, Tulsa King berpusat pada seorang mafia yang mencoba membangun kekuasaan baru di tempat yang sama sekali asing baginya. Taylor Sheridan menjadi kreator sekaligus salah satu executive producer serial ini bersama Terence Winter dan Sylvester Stallone.

11. Kesuksesannya Membuat Semestanya Terus Berkembang

Daya tarik Tulsa King bahkan mulai berkembang melampaui cerita Dwight. Paramount+ telah mengumumkan Frisco King, serial yang mengambil karakter Russell Lee Washington Jr. atau Lee yang diperankan Samuel L. Jackson dari musim ketiga Tulsa King sebagai pusat cerita baru. Ini menunjukkan bahwa dunia yang dibangun melalui Tulsa King memiliki potensi untuk berkembang menjadi cerita yang lebih luas. Dengan demikian, menonton tiga musim pertama bukan hanya mengikuti perjalanan Dwight, tetapi juga mengenal dunia yang mulai menjadi bagian tersendiri dalam karya Taylor Sheridan.

Kesimpulan

Tulsa King menawarkan sesuatu yang cukup berbeda dari serial-serial Taylor Sheridan lainnya. Jika Yellowstone membawa penonton ke dunia peternakan dan perebutan tanah, Landman ke industri minyak, dan Mayor of Kingstown ke sistem penjara, maka Tulsa King membawa kita ke dunia mafia melalui perspektif seorang veteran yang harus membangun kembali kekuasaannya dari nol. Kekuatan utamanya terletak pada Sylvester Stallone sebagai Dwight Manfredi, karakter yang menggabungkan wibawa, pengalaman, humor, dan sisi emosional. Ditambah latar Tulsa yang unik, karakter pendukung yang kuat, serta perpaduan drama kriminal dan komedi, serial ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari drama mafia pada umumnya.

Dari musim pertama ketika Dwight mulai membangun "kerajaannya", musim kedua ketika kekuasaannya semakin besar, hingga musim ketiga ketika ia berhadapan dengan lawan yang jauh lebih kuat, perjalanan tersebut membuat Tulsa King semakin menarik jika ditonton sebagai satu kesatuan. Dan perjalanan itu belum selesai. Tiga musim pertama sudah tersedia, sementara musim keempat telah resmi dikonfirmasi. Bagi kamu yang menyukai drama kriminal dengan karakter utama yang kuat, humor, konflik kekuasaan, dan sentuhan western modern khas Taylor Sheridan, Tulsa King layak menjadi salah satu serial yang masuk daftar tontonan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....